Masih Tertinggal, Mesti Banyak Berbenah

Masih Tertinggal, Mesti Banyak Berbenah

  Kamis, 18 Agustus 2016 09:07
MERIAH: Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, digelar berbagai perlombaan, seperti di Kecamatan Boyan Tanjung. Tampak ibu-ibu sedang menjadi peserta gerak jalan santai. MUSTA’AN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

 

Usia kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini sudah tidak muda lagi. Rabu (17/8) digelar upacara HUT Kemerdekaan RI di halaman Kantor Bupati Kapuas Hulu dan itu juga diselenggarakan sentak dari Sabang sampai Merauke. Di usia kemerdekaan yang ke-71 ini, Pemkab memiliki banyak tanggung jawab yang harus diselesaikan, terutama pembangunan infrastruktur dasar.

 

MUSTA’AN, Putussibau

SEPERTI pembangunan akses jalan dan jembatan hingga ke pelosok desa, pelayanan kesehatan, dan pendidikan serta kesejahteraan masyarakat. “Banyak hal yang harus dibenahi, Kapuas Hulu masih jauh tertinggal,” tutur Stefanus, anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu.

Dia mengatakan, saat ini pembangunan sarana prasarana untuk masyarakat belumlah memadai, meskipun NKRI ini sudah memasuki usia 71 tahun merdeka.

Politisi PKPI ini menyebutkan, masih banyak yang harus dibenahi. Bahkan, dia menilai, tidak hanya di desa, penataan kota/kabupaten, pendidikan, pasar, dan bidang kesehatan masih tertinggal dari daerah lain. Dia juga berharap aparatur sipil negara (ASN) memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, serta harus disiplin dalam menjalankan tugas. "Harus ditingkatkan pelayanan pada masyarakat,” ucapnya.

Sukarelawan Pembela Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) angkatan 66, Bachtiar (74), menegaskan, kemerdekaan yang direbut dari tangan penjajah harus diisi dengan pembangunan yang bersifat menyejahterakan masyarakat. "Jangan sia-siakan darah pejuang kemerdakaan yang telah berusaha meraih kemerdekaan. Kemerdekaan ini harus diisi dengan bekerja, bekerja dan bekerja," ungkapnya.

Menurut dia, moral generasi muda saat ini sudah mulai luntur, karena sudah dirasuki oleh teknologi modern yang disalahgunakan untuk hal yang negatif. Karenanya, dia menambahkan, peranan orang tua, guru, dan semua pihak dalam membimbing anak-anak agar terus belajar, untuk membangun bangsa ini sangat penting. Demikian juga dengan Pemerintah Pusat, menurut dia, harus terus memberikan perhatian ke daerah perbatasan ini.

"Saat ini warga di perbatasan setiap hari mendengar lagu-lagu dari Malaysia. Saya juga meminta pada aparat penegak hukum serius memberantas narkoba," katanya.

Sementara, Bupati Kapuas Hulu AM Nasir berharap kepada seluruh masyarakat dan pemerintah mampu meningkatkan kerja sama dalam membangun Kapuas Hulu, agar menjadi lebih baik. Karena membangun Kapuas Hulu ini, ditegaskan dia, merupakan tugas bersama.

Upacara HUT ke-71 Kemerdekaan RI di halaman Kantor Bupati Kapuas Hulu tersebut diikuti seluruh PNS di lingkungan Pemkab Kapuas Hulu, Batalyon 644 Walet Sakti, Kodim 1206 Putussibau, Polres Kapuas Hulu, dan Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu. Untuk para pelajar hanya perwakilan dari sejumlah SMP dan SMA serta mahasiswa. Sedangkan pelajar SD/MI menggelar upacara di sekolah masing-masing.(aan)

Berita Terkait