Masih Awal Simeone Sudah Lempar Handuk

Masih Awal Simeone Sudah Lempar Handuk

  Senin, 29 Agustus 2016 09:30

Berita Terkait

LEGANES – Sepanjang ditangani oleh Diego Simeone per 23 Desember 2011 silam, Atletico Madrid menjelma sebagai pengganggu dominasi dua kekuatan tradisional Spanyol, Barcelona dan Real Madrid.Tidak sekedar konsisten finis di tiga besar, Atletico mampu mencuri titel La Liga dari klub tersebut pada musim 2013-2014, dan dua kali menjadi runner up Liga Champions.

Namun, prestasi tersebut terancam sirna pada musim ini. Alih-alih memberikan tekanan kepada Barcelona dan Real dalam perebutan titel La Liga, Atletico terancam hanya memperebutkan tiket zona Liga Champions.Sebabnya, mereka ditahan imbang tanpa gol oleh Leganes di Butarque dinihari kemarin (28/8).

Hasil ini benar-benar memilukan bagi Gabi dkk. Sebabnya, ini adalah kali kedua mereka bermain seri melawan tim promosi. Sebelumnya di jornada perdana, klub berjuluk Los Rojiblancos tersebut bermain 1-1 kontra Deportivo Alaves di Vicente Calderon (22/8).Kemudian bagi Simeone, tidak ada kemenangan dalam dua pertandingan awal jelas menjadi start terburuknya sepanjang menjadi entrenador Atleti. Menggantikan Gregorio Manzano, belum pernah Simeone mencetak dobel imbang.

Situasi inilah yang membuat bintang sekaligus winger Atletico, Antoine Griezmann, begitu terpukul dengan penampilan timnya.”Kami harus bangkit. Jika tidak, bisa-bisa kami bakal bertarung menghindari degradasi,” keluh Griezmann seusai pertandingan dilansir dari Four Four Two.Selama 90 menit, performa Atletico begitu merajalela di lapangan Leganes. Tercatat, mereka menciptakan sepuluh peluang dan 63,4 persen penguasaan bola. Namun, dari peluang itu, hanya tiga yang berbuah on target.

Selain kegemilangan kiper Jon Serantes yang melakukan tiga penyelamatan gemilang, faktor yang membuat Atletico hanya bisa mengais satu angka adalah penampilan Griezmann yang memang kurang maksimal.Griezmann sendiri mengakui hal itu. Menurut pemain 25 tahun tersebut, dirinya masih kesulitan mengembalikan performa terbaiknya setelah membawa Prancis menjadi runner up Euro dan meraih Sepatu Emas setelah finis dengan koleksi enam gol.

”Yang aku butuhkan saat ini adalah kecepatan. Aku masih berjuang mendapatkannya,” papar Griezmann.    Sementara bagi Simeone, dia mencoba bersikap positif dengan skor ini. Entrenador yang akrab disapa El Cholo itu berujar pemainnya telah mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya.

”Harus kuakui, tusukan kami begitu minim,” jelas Simeone kepada Four Four Two. ”Namun, kami harus bersikap tenang. Kami akan kembali bekerja keras dengan gairah sehingga menemukan solusinya,” lanjut arsitek berkebangsaan Argentina tersebut.Terpisah, untuk Leganes, hasil seri ini melanjutkan tren positifnya setelah di partai pertama menang tipis 1-0 atas Celta Vigo.

Namun, entrenador Asier Garitano menyebut dia tidak puas dengan penampilan anak asuhnya karena menurutnya, mereka bisa mempecundangi Atletico di hadapan 10 ribu pendukungnya.”Aku harus memberi selamat kepada timku karena bisa menahan salah satu tim terbaik Eropa. Namun, aku tidak suka ini,” ujar Garitano kepada EFE. ”Sebab, kami begitu dekat dengan kemenangan. Kami harus segera improve,” tambahnya.

Terpisah, jika Atleti masih berjuang untuk mendapat kemenangan perdananya, sang rival sekota Real masih mulus di puncak klasemen sementara berkat kemenangan 2-1 di Santiago Bernabeu atas Celta Vigo.Toni Kroos menjadi protagonista berkat tendangannya di menit 81 memanfaatkan assist dari Lucas Vazquez.

Alvaro Morata membuka keunggulan bagi klub berjuluk Los Blancos tersebut sebelum disamakan oleh Fabian Orellana (67').Zinedine Zidane berujar sangatlah sulit melawan Celta. Apalagi, pertahanan yang ditampilkan sangatlah solid. ”Ini jelas bukanlah penampilan terbaik kami. Namun, aku senang dengan sikap para pemainku yang menolak menyerah sampai akhir,” puji arsitek asal Prancis itu kepada ESPN. (apu)

Berita Terkait