Market-IND Galakkan Penggunaan Logo ‘Wonderful Indonesia’

Market-IND Galakkan Penggunaan Logo ‘Wonderful Indonesia’

  Jumat, 15 April 2016 16:33

Berita Terkait

MASYARAKAT Marketing Indonesia (Market-IND) menggagas usulan penggunaan logo ‘Wonderful Indonesia’ dan ‘Pesona Indonesia’ pada produk dan jasa penunjang pariwisata, sebagai cara memperkuat keduanya sebagai national branding dan menggenjot pariwisata Indonesia.

Popy Rufaidah, pendiri dan pengurus Market-IND, mengatakan program pelabelan akan membuat produk jasa dalam negeri kian sinergis dengan pariwisata nasionaltu. Bersamaan dengan itu, branding Wonderful Indonesia memberikan nilai tambah (value-added) lebih besar.

"Labelisasi diharapkan mendongkrak posisi Indonesia di The Travel & Tourism Competitiveness Index 2016," kata Popy. "Tahun lalu posisi Indonesia di The Travel & Tourism Competitiveness Index masih ranking 50.

Keunggulan Indonesia pada daya saing produk dan jasa adalah celah potensial yang bisa didayagunakan. "Keunggulan harga produk dan jasa itu menempatkan Indonesia pada ranking tiga," kata Popy.

Masyarakat Marketing Indonesia atau lebih dikenal dengan Market-IND adalah organisasi nirlaba dengan visi menjadi organisasi masyarakat terdepan dalam pengembangan pengetahuan dan penerapan marketing serta pemerekan (branding) produk dan jasa buatan dalam negeri penunjang pariwisata.

Market-IND dideklarasikan dua pekan lalu, bersamaan dengan acara Gelar Produk 1.000 Wirausaha Baru Jawa Barat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pendirian MarketIND melibatkan unsur pentahelix atau lima pilar, yakni  academics, business, government, community/association dan media.

Pendiri Market-IND adalah Menteri Pariwisata, Menteri PAN-RB, Gubernur Jawa Barat, Rektor Unpad, pengusaha Perry Tristianto, dan pemilik harian umum Pikiran Rakyat  Januar P. Ruswita.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan Indonesia dikenal dengan produk dan jasa kreatif dan inovatif.  Namun, menurutnya, keunggulan itu belum dimanfaatkan sebagai salah satu pemberi ciri destinasi nasional.

Menpar menyambut baik gagasan Market-IND. "Langkah untuk meningkatkan daya tarik pariwisata, salah satunya melalui aktivitas marketing dan branding produk dan jasa penunjang kepariwisataan dalam negeri," kata Menpar Arief.**

Berita Terkait