Mantapkan Persiapan PON

Mantapkan Persiapan PON

  Rabu, 3 February 2016 09:42
Penerjun Payung Putri PON Kalbar, Aditya Isnaini.

Berita Terkait

PONTIANAK--Aditya Isnaini penerjun payung putri FASIDA Kalbar terus menambah jam terbangnya dalam mematangkan skill yang dimiliki terutama menghadapi PON XIX Jawa Barat September mendatang. Penerjun payung satu ini sukses meraih tiket lolos berlaga pada Pekan Olahraga Nasional melalui Pra-Kualifikasi PON cabang terjun payung di Tasikmalaya Jawa Barat Oktober 2015.

Aditya menceritakan ketertarikan dirinya akan olahraga yang satu ini. Bermodal senang dengan olahraga bahkan hobby dengan hal yang menantang, ia nekad ikut seleksi menjadi atlet penerjun payung oleh kampusnya Universitas Tanjungpura.Setelah lulus Aditya dibina dan didik oleh pihak perguruan tingginya tersebut dan hingga saat ini ia menekuni menjadi penerjun.

Putri kelahiran Lampung, 16 Maret 1991 ini mengaku hingga saat ini rasa takut untuk terjun masih terasa. Namun, kuncinya bagaimana sebenarnya bisa mengendalikan rasa takut itu. Dirinya mengungkapkan guna meminimalisir rasa takut maka seorang penerjun harus bisa mempersiapkan diri dan peralatan semaksimal mungkin, demi meyakinkan diri supaya sukses melakukan penerjunan.

“Persiapan dari perlengkapan harus safety, karena jika tidak lebih baik jangan terjun, ataupun kondisi fisik dan psikologis harus dirasakan oleh kita sendiri” ujarnya kepada awak mediaI usai melakukan aksi terjun penyegaran (Jungar) di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), Selasa (02/02).Aditya mengatakan, karena olahraga satu ini cukup berbahaya, keamanan menjadi hal utama yang harus dipersiapan oleh seorang penerjun. Misalnya cara melipat payung yang benar. Selain itusaat diudara seorang penerjun harus mengetahui apa yang harus dilakukan. "Belum lagi, jika terjadi masalah yang mungkin saja bisa terjadi," ujar dia.

Alumni FKIP Untan Prodi Penjaskes ini menjelaskan, jam terbang dalam terjun payung sangat diperlukan. Sebab, jika sering dilakukan maka menambah kemampuan yang ada. Selain itu, lanjut dia, setiap momen penerjunan pasti dirasakan dalam kondisi yang berbeda-beda, terutama arah angin.Menghadapi PON Jabar kelak, Aditya semakin fokus menjalani latihan secara intensif, salah satunya terjun penyegaran (Jungar) dan melakukan TC sebanyak-banyaknya. "Kedepannya bakal ada terjun lagi di beberapa tempat yang bakal ditentukan Fasida Kalbar," ungkap dia. (bdi)

 

Berita Terkait