Mansur Resmi Lepas Tugas

Mansur Resmi Lepas Tugas

  Selasa, 17 April 2018 11:00
BERPAMITAN: Mantan Sekda Ketapang, Mansur, didampingi istrinya, saat berpamitan dari tugasnya sebagai ASN pada acara purna bhakti, Senin (16/4) pagi di Kantor Bupati Ketapang. AHMAD SOFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Mundur Karena Faktor Kesehatan

KETAPANG – Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Mansur, berpamitan, setelah mengakhiri masa tugasnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dia pensiun setelah menjabat sebagai Sekda Ketapang periode 2016 – 2017. Acara perpisahan digelar di Kantor Bupati Ketapang pada Senin (16/4) pagi, dengan dihadiri seluruh pejabat di lingkungan Pemda Ketapang.

Pada acara masa purna bhakti tersebut, Mansur mengungkapkan bahwa dia mengajukan pensiun sebagai ASN setelah kesehatannya mulai menurun. Dia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah membantu selama menjabat. Disebutkan dia mulai dari menjabat sebagai kepala sekolah, kepala bidang, sekretaris, kepala dinas hingga akhirnya menjadi Sekda. "Mohon berikan saya maaf. Mungkin selama karier saya menjabat sebagai Kepala SMAN 1, menjadi kepala bidang, Kepala Dinas Pendidikan, Plt Sekda hingga Sekda Ketapang, pernah berbuat salah, tolong dimaafkan," pintanya di hadapan seluruh pejabat termasuk jajaran Forkopimda Ketapang.

Mansur mengaku sedih, lantaran masih banyak pekerjaan yang belum mampu dituntaskannya. Dia pun meminta pensiun dini karena kondisi kesehatannya sudah tidak memungkinkan lagi menjalankan tugas negara. "Saya merasa sedih, karena dalam diri saya bertanya, apakah saya sudah maksimal dalam membantu daerah ini?" ujarnya.

Selama menjalankan tugas, dia mengaku terharu dan bangga, karena banyak mendapat dukungan dan doa dari para ASN, terlebih lagi saat dirinya terbaring sakit. "Kepada Bapak Bupati Ketapang yang rela meluangkan waktu, bahkan materi untuk membantu pendanaan pada proses penyembuhan saya di rumah sakit. Bahkan sampai saat ini Pak Bupati mengambilkan saya terapi dari Pontianak agar saya bisa sembuh," katanya.

Di akhir sambutannya, dia berpesan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemda Ketapang untuk benar-benar menjadi abdi negara yang benar-benar menjalankan tugas dan kewajibannya. "Saya berpesan, jadilah pegawai yang berguna dan bermanfaat bagi orang lain," pungkasnya.

Bupati Ketapang Martin Rantan mengucapkan terima kasih atas pengabdian Mansur selama bertugas kurang lebih selama 28 tahun sebagai ASN. "Tentu banyak hal yang telah Beliau lakukan untuk daerah ini. Saya atas nama pribadi dan pemerintah mengucapkan terima kasih atas segala pengabdian beliau," katanya.

Dia mengajak semua pegawai di Ketapang saling memberi dan menerima maaf kepadanya. Meskipun dia menilai selama menjabat Mansur telah bekerja dengan sungguh-sungguh dan tidak berbuat salah. "Mudah-mudahan berjalan waktu Beliau bisa sembuh seperti sedia kala," harapnya.

Sementara itu, Penjabat Sekda Ketapang, Heronimus Tanam, mengaku nyaman selama bertugas bersama dengan Mansur. Bahkan dia menceritakan, pernah bersama-sama menggelar rapat hingga larut malam bersamanya. "Beliau sampai tertidur di bangku rapat karena kecapean, hari sudah subuh," kata Tanam.

Untuk itu, dia menegaskan kalau dirinya dan seluruh pegawai tidak akan lupa dan putus memanjatkan doa, agar mantan Sekda bisa kembali sehat dan bersedia berbagi pengalaman dan memberikan nasihat kepada pegawai yang masih aktif. "Jika ada kasur yang basah, jemurkan di tanah yang datar. Jika kami berbuat salah, nasihatilah supaya sadar," tutup Tanam berpantun. (afi)

Berita Terkait