Manor Dapat Sponsor Baru

Manor Dapat Sponsor Baru

  Minggu, 31 July 2016 10:37
SPONSOR: Tim yang menaungi pembalap Indonesia Rio Haryanto, Manor Racing, mengumumkan kehadiran sponsor baru kemarin. Namanya adalah VOYZ. REUTERS/Maxim Shemetov

Berita Terkait

Tim yang menaungi pembalap Indonesia Rio Haryanto, Manor Racing, mengumumkan kehadiran sponsor baru kemarin. Namanya adalah VOYZ. Itu adalah perusahaan start-up yang bergerak di bidang komunikasi modern yang menyediakan jasa pengiriman pesan suara dan beberapa teknologi lainnya.

Kabar tersebut membawa angin segar bagi tim yang sedang berjuang mencari pendanaan untuk mengembangkan mobil hingga akhir musim ini. Belum diketahui apakah sponsor baru tersebut akan ikut mendukung keberadaan Rio di sisa musim 2016. 

Manajemen Rio punya waktu empat pekan ke depan untuk mencari dana untuk menutupi kekuarangan sponsor hingga akhir musim. Sudah ada beberapa calon sponsor yang berminat mendukung pembalap 23 tahun tersebut. Namun menurut Manajer Rio Piers Hunnisett, belum ada yang konfirm menyepakati kontrak.

Kabar lain malah muncul di tengah GP Jerman. Pembalap pengembang Mercedes Esteban Ocon digosipkan akan menggantikan Rio di sisa musim 2016. Selama ini, Ocon dititipkan di Renault dan sudah tampil pada banyak sesi latihan resmi dan uji coba tengah musim.

Di GP Jerman, Ocon kembali turun di sesi latihan bebas pertama bersama Renault. Itu adalah penampilan keempatnya sepanjang musim ini. Pembalap asal Prancis itu sempat dipasang untuk menggantikan Nico Rosberg dalam uji coba tengah musim di Barcelona. Tapi kemudian digantikan pembalap Manor Pascal Wehrlein yang lebih berpengalaman.

Ocon adalah juara bertahan GP3 dan pembalap binaan Mercedes. Namun peluangnya membalap F1 bergantung pada kesanggupan Rio memenuhi kewajibannya kepada Manor. Jika gagal, maka Ocon akan berpeluang bersaing dengan Alexander Rossi yang kini menjadi pembalap cadangan Manor. 

Nasib Rio ikut dikomentari Anthony Davidson, mantan pembalap F1 asal Inggris yang aktif membalap pada awal 2000-an. ''Saya merasakan apa yang dialami Rio. Saya dulu mendapat tim yang akhirnya bubar, Super Aguri pada 2008. Anda tahu berat sekali membalap di bawah tekanan saat tahu bahwa ini adalah balapan terakhirmu?,'' katanya. 

''Saya pikir Rio sama sekali tidak mempermalukan dirinya sendiri sejauh ini, dia menempel ketat Pascal di sesi kualifikasi. Padahal kita tahu, banyak pembalap hebat di masa lalu yang datang ke F1 dengan membawa uang,'' imbuhnya kepada Sky Sports. (cak/nur)

Berita Terkait