Mamin tak Layak Masih Beredar

Mamin tak Layak Masih Beredar

  Kamis, 30 June 2016 09:30
SIDAK: Tim gabungan ketika menggelar inspeksi mendadak terhadap beberapa toko yang ada di Kayong Utara, yang dilakukan di masing-masing kecamatan menjelang Idulfitri. DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Ternyata masih banyak ditemukan baik makanan, maupun minuman yang sudah tidak layak lagi dikonsumsi di Kabupaten Kayong Utara. Hal tersebut diketahui ketika Tim Pengawasan dan Pengendalian Ketersedian Harga Barang Kebutuhan Pokok yang tergabung dari Dinas Kesehatan dan Disperindagkop dan UKM, di-backup kepolisian dan Satpol PP, melakukan inspeksi mendadak (sidak). Dalam sidak tersebut mereka mengecek harga barang sembako serta masa kedaluwasa barang di beberapa toko yang ada di Kecamatan Sukadana, Rabu (29/6).

Mengenai hal ini, Kepala Disperindagkop melalui Kepala Bidang Perdagangan (Kabiddag) Tengku Rosdiana, menjelaskan jika kegiatan sidak tersebut sengaja digelar mereka, terutama menjelang Idulfitri. Dalam kegiatan tersebut mereka menggandeng beberapa istansi terkait.

“Menjelang Hari Raya Idulfitri, kami dari Disperindagkop dan UKM berkerja sama dengan instansi terkait, melakukan operasi pasar untuk melihat makanan dan minuman yang dijual di pasar, dan dapat dikonsumsi oleh masyarakat,” tutur Kabiddag Tengku Rosdiana kepada Pontianak Post.

Adapun terkait sidak yang dilakukan tersebut, tim menemukan beberapa jenis barang yang sudah kedarluwasa. Tentunya barang tersebut, baik makanan maupun minuman, langsung dimusnahkan di lokasi ditemukannya barang tersebut. Atas ditemukannya makanan dan minuman maupun sejenisnya yang sudah tidak layak lagi dikonsumsi namun masih tetap di pajang, pihaknya telah melayangkan surat teguran kepada pemilik toko. Pasalnya, akibat kelalaian mereka, diingatkan dia, dapat membahayakan masyarakat yang memang tidak tahu jika barang tersebut telah melewati batas kelayakan. “Bagi pemilik toko yang kedapatan menjual barang-barang yang sudah kedarluwasa, kita musnahkan langsung di tempat (toko). Untuk pemilik toko tetap kita berikan sanksi berupa teguran,” tegasnya.

Menganai hal ini, dari hasil sidak pasar di Kecamatan Sukadana ini, Mereka banyak menemukan makanan dan minuman  yang sudah kedarluwasa. Bahkan, mereka juga menemukan  beberapa makanan dan minuman yang tidak mengantongi izin. Dia yakin, temuan serupa juga masih akan mereka jumpai di kecamatan lainnya. “Banyak makan dan minuman yang sudah kedarluwasa yang tidak memiliki izin,” kata dia.

Ia menambahkan, jika untuk harga barang, terdapat beberapa jenis barang yang mengalami kenaikan. Barang-barang yang dimaksud dia seperti gula, telur, bawang merah, dan bawang putih. Namun, dia menambahkan bahwa kenaikan tersebut masih dalam batas sewajarnya.

Sementara itu, kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sukadana, AKP Riwayansah, yang ikut terjun langsung bersama tim tersebut, mengatakan, sesuai ranah mereka, pihaknya akan ikut serta dalam melakukan pengawasan barang sembako yang sudah kedarluwasa dan ilegal. Dan jika untuk barang ilegal sendiri, kalau memang ditemukan, mereka akan memprosesnya sesuai peraturan yang ada. Namun dari hasil sidak tersebut, pihaknya belum menemukan barang ilegal tersebut di Sukadana.

“Kita sortir barang kedarluwasa, kalau memang ditemukan, akan kita musnahkan. Kalau untuk barang ilegal, akan kita sita. Adapun mengenai hal ini, kita ke depannya akan merencanakan untuk melaksanakan razia gabungan di setiap satu bulan sekali, atau dua bulan sekali,” tutupnya. (dan)

Berita Terkait