Malika - Suriadi Batal Daftar

Malika - Suriadi Batal Daftar

  Jumat, 23 September 2016 09:30

Berita Terkait

SINGKAWANG-Bakal pasangan Walikota dan Wakil Walikota Singkawang Tjhai Nyit Khim atau Malika Awang Ishak - Suriadi yang diusung PKPI, PPP, dan Golkar batal mendaftar sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Singkawang 2017-2022 Kamis (22/9) kemarin. Pasalnya kepengurusan daerah salah satu partai pengusung pasangan MAS (Malika-Suriadi) ini yakni PKPI tidak tercantum di KPU.

Setelah KPU Singkawang mengecek kepengurusan partai secara nasional di website KPU, ternyata kepengurusan PKPI provinsi Kalbar dan Kota tidak tercantum. Sehingga meski bakal calon pasangan Walikota dan Wakil Walikota Tjhai Nyut Khim dan Suriadi mengantongi rekomendasi resmi seluruh gabungan partai politik pengusung pasangan ini resmi seolah tidak berguna.

Ketua KPU Kota Singkawang Ramdan mengatakan belum bisa diprosesnya pendaftaran bakal calon Walikota-Wakil Walikota Malika-Suriadi karena berkaitan kepengurusan kabupaten/kota PKPI yang belum diserahkan ke KPU, karena KPU Kota Singkawang harus mengambilnya/melihatnya dari website KPU.

“Dan ternyata kepengurusan daerah PKPI baik provinsi dan kota Singkawang khususnya belum diserahkan ke KPU,” katanya.

Sehingga berdasarkan ketentuan, jika kepengurusan partai di daerah tidak ada di maka tidak bisa dilakukan pendaftaran. KPU kota Singkawang sudah menyampaikan kepada bakal pasangan calon MAS dan pengurus PKPI kota Singkawang masih ada waktu masa pendaftaran hingga Jumat (23/9) pukul 00.00 wib.

“Jadi kita tunggu karena masih ada waktu pendaftaran,” katanya.

Dengan waktu yang masih ada, kata Ramdan, artinya pengurus DPK PKPI kota Singkawang masih bisa berkomunikasi dengan pengurus DPN PKPI pusat untuk mempercepat proses pendaftaran kepengurusan daerah di KPU, karena sebagai partai pengusung nantinya harus ada tertera kepengurusan daerahnya untuk mengisi berbagai format formulir pendaftaran salah satu dokumennya harus ada pembubuhan tanda tangan Ketua dan Seketaris pengurus partai di daerah yang sah dan disampaikan ke KPU.

 “Kalau Kepengurusan DPN PKPI Pusat sudah masuk ke KPU sesuai dengan surat Menteri Hukum dan HAM RI yang diterima KPU yang disampaikan ke KPU Kota Singkawang, dimana dengan Ketua Umum Isran Noor dan Sekjen Samuel Samson, sedangkan kepengurusan PKPI di daerah baik provinsi dan kab/kota belum ada,” jelasnya.

Sementara itu, Tjhai Nyit Khim atau Malika Awang Ishak saat dikonfirmasi masalah ini enggan menjawab tentang persoalan yang ada. Istri Walikota ini pun tak berkomentar. Ditempat sama Ketua DPK PKPI Kota Singkawang Ketua DPK PKPI Kota Singkawang Jung Kit Hian SE (Frumensius SE) mengatakan akan segera memproses masalah ini sehingga proses pengusungan MAS ini tetap berjalan. “Kemarin dilihat website ada, lalu sekarang tidak ada, ini akan kita proses ke pusat disana dan kami usahakan kan masih ada waktu masa pendaftaran, tetap kita uruslah,” ungkapnya.

Sementara itu, pagi hari Pasangan jalur perseorangan Moses Ahie-Amir Fatah (MAAF) juga ikut mendaftarkan diri sebagai calon walikota dan wakil walikota Singkawang sekitar pukul 10.15 WIB. Kemudian sekitar pukul 15.00 wib Kamis (22/9), pasangan Tjhai Chui Mie-Irwan (CHAIR)  mendaftar ke KPU Kota Singkawang dengan didampingi seluruh pengurus gabungan partai politik pengusung pasang ini yakni PDI Perjuangan, Nasdem, Hanura, Demokrat. Sempat tertunda mendaftar di hari pertama pembukaan pendaftaran calon walikota-wakil walikota Rabu (21/9) karena kurangnya berkas SK dukungan DPP Hanura, kini semua berkas dapat diterima KPU Kota Singkawang. untuk selanjutnya pasangan ini dipersilakan melakukan tes kesehatan di RSUD Soedarso dan tes kejiwaan di RSJ Sungai Bangkong Pontianak.

Rencananya Jumat (23/9), pasangan H Abdul Mutalib-Muhammadin (AM) akan mendaftar, bakal pasangan calon walikota-Wakil Walikota ini diusung PKB, Gerindra, PKS, PAN ini akan mendaftar ke KPU Kota Singkawang usai sholat Jumat yang akan diantar seluruh simpatisan partai pendukung. (har)

Berita Terkait