Malaysia Caplok Beras Adan dan Garam Gunung Krayan

Malaysia Caplok Beras Adan dan Garam Gunung Krayan

  Rabu, 24 Agustus 2016 09:30
MINERAL DI GUNUNG: Gudang pengolahan garam krayan di Kecamatan Krayan, Kalimantan Utara. RADAR NUNUKAN/JPG

Berita Terkait

NUNUKAN – Potensi berlimpah di Kecamatan Krayan seperti beras adan dan garam gunung dicaplok Malaysia. Caranya cukup mudah. Masyarakat Krayan yang menjual hasil bumi ke Negeri Ringgit harus merelakan kemasan produk-produk mereka diganti menjadi kemasan Malaysia.

’’Ketika dipasarkan di Malaysia, garam gunung itu tidak pernah disebutkan dari Krayan karena pembungkusnya sudah berganti,’’ kata Helmi, sekretaris DOB Kabupaten Krayan, belum lama ini.

Menurut dia, garam gunung tersebut belum memiliki hak paten sehingga negeri jiran bisa mengganti kemasannya seenaknya saja. Namun, yang sudah ada sertifikat indikasi geografis seperti beras adan pun sama saja.

Yang menjadi kendala saat ini, pencaplokan semua produk di Kecamatan Krayan oleh Malaysia tidak bisa di bendung. Sebab, wilayah perbatasan itu tidak memiliki pintu masuk yang resmi.

Perdagangan masih berlaku bebas di Krayan tanpa dikenai cukai dan pajak. Karena itu, pemerintah harus bergerak cepat memikirkan nasib pertanian di Krayan. Sebab, jika dibiarkan, pihak Malaysia terus membajak hasil pertanian di sana.

’’Warga di perbatasan hanya tahu menjual. Walau sudah diganti kemasan, mereka tak berdaya. Harus ada pihak yang memerhatikan hal ini agar tidak terjadi terus-menerus,’’ (*/nal/c5/ami)

Berita Terkait