Malam Ini, Ketapang Expo 2016 Berakhir

Malam Ini, Ketapang Expo 2016 Berakhir

  Senin, 8 Agustus 2016 09:30
PKL: Selama pelaksanaan Ketapang Expo 2016 di kompleks Stadion Tentemak Ketapang, para pedagang kaki lima juga merasakan dampak dari pelaksanaan even akbar yang dijadwalkan bakal berakhir malam ini tersebut. ISTIMEWA

Berita Terkait

KETAPANG – Pameran yang mengusung tema: Melalui Ketapang Expo 2016 Mari Kita Kelola Sumber Daya Alam Secara Berkelanjutan dalam Usaha Meningkatkan Perekonomian Daerah, untuk Ketapang Maju dan Masyarakat Sejahtera, akan segera berakhir. Pameran pembangunan yang dibuka Wakil Bupati (Wabup) Ketapang Drs Suprapto di kompleks Stadion Tentemak Payak Kumang pada 1 Agustus lalu itu, akan ditutup pada 8 Agustus.

 
Selama pameran, berlangsung pagelaran yang setiap hari selalu dikunjungi ribuan warga Kota Ketapang dan sekitranya. Selain melihat langsung produk unggulan Kabupaten Ketapang, pengunjung juga dihibur dengan suguhan musik dari Pendopo Entertaiment, tarian budaya, bahkan jepin melayu juga diperlombakan. Begitu juga dengan pameran, mulai dari bentuk stan yang terbuat dari bahan lokal seperti bambu, tikar pandan, dan
lain-lain, menjadi pemandangan yang menarik pengunjung, terutama kreasi
dan inovasi dari bahan dasar stan. Informasi dari isi pameran seperti
hasil kerajinan, hasil alam, pelayanan, bahkan dokumentasi kegiatan
yang sudah berlangsung menjadi fokus utama perhatian pengunjung.
Tak ketinggalan tentu saja kuis bagi para pengunjung yang disediakan, semakin menambah daya tarik kunjungan warga ke stan.

Antusiasme pengunjung memadati lokasi pameran, ditambah lagi dengan banyaknya pedagang kaki lima (PKL) dan hiburan anak. Padatnya
kunjungan warga ini sudah terlihat sejak  awal dibukanya pameran. Dari
malam pertama sampai Minggu (7/8) malam, kawasan pameran menjadi pusat hiburanwarga Kota Ketapang dan sekitarnya. Tak hanya PKL yang panen rezeki di lokasi pameran, parkir dadakan di sekitar lokasi juga terkena imbasnya. Banyaknya kunjungan warga, bahkan kawasan Jalan Gatot Subroto dan sekitarnya mengalami kemacetan pada Sabtu (6/8) malam.

Selain melihat langsung berbagai produk unggulan dan layanan di
kompleks pameran, warga seluruh Ketapang juga dapat memonitor perkembangan pameran. Mereka dapat melihat langsung melalui informasi terbaru yang dihadirkan Bagian Humas Setda Ketapang, melalaui penyiaran langsung Radio Kabupaten Ketapang, serta media elektronik website Bagian Humas dan media sosial. Berbagi  informasi pelayanan stan tersebut diharapkan membuka wawasan masyarakat akan peran serta pembangunan.

Ketapang Expo 2016 ini dikatakan Wabup Suprapto, merupakan wujud respons positif dari Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Ketapang dalam rangka memberikan informasi dan pelayanan publik yang dilakukan oleh SKPD, instansi vertikal, BUMN, organisasi, asosiasi, serta lembaga lainnya kepada masyarakat. Selain itu, dia menambahkan, sebagai ajang hiburan dan promosi, agar semua lapisan masyarakat dapat mengetahui tentang berbagai potensi yang dimiliki kabupaten ini, terutama sumber daya alam yang potensial. Harapan dia juga, melalui pameran tersebut, warga dapat mengetahui kemajuan pembangunan di Kabupaten Ketapang.

Sebagaimana disampaikan Dra C Enny A, ketua Tim Pelaksana Pameran Ketapang Expo, kegiatan ini diikuti 25 peserta dari satuan kerja
perangkat daerah (SKPD) yang terdiri dari sekretariat daerah, tiga badan, 16
dinas, hingga lima kantor, yang menempati enam stan. Selain itu, dia menambahkan, juga diikuti 20 peserta dari 20 kecamatan se-Kabupaten Ketapang, yang menempati 10 stan. Kemudian, menurut dia, 22 peserta dari instansi vertikal, BUMN, perbankan, perusahaan, organisasi wanita, organisasi kemasyarakatan, asosiasi, koperasi, perguruan tinggi, karang taruna, komunitas, dan pelaku usaha yang menempati 22 stan. Tak hanya itu 133 peserta dari PKL juga meramaikan acara dengan menempati stan berupa tenda. (Ser)

Berita Terkait