Makna Hari Pahlawan di Mata Duta Mahasiswa GenRe

Makna Hari Pahlawan di Mata Duta Mahasiswa GenRe

  Selasa, 10 November 2015 08:52
DUMAS : Setiadi dan Pratiwi Putri, Duta Mahasiswa GenRe Kalbar 2015 mengajak sesama generasi muda untuk mengisi kemerdekaan dengan hal positif. Salah satunya dengan memerangi masalah narkoba, seks bebas dan HIV/AIDS. MELLA DANISARI/PONTIANAKPOST

PONTIANAK—Memaknai Hari Pahlawan di zaman sekarang adalah bukan berperang melawan penjajah, namun bagaimana generasi muda memerangi masalah-masalah yang dihadapi remaja saat ini. Termasuklah di dalamnya Triad KRR yakni narkoba, masalah HIV/AIDS serta seks bebas.Komitmen memerangi masalah remaja itulah yang digaungkan oleh Duta Mahasiswa GenRe Kalimantan Barat tahun 2015, Setiadi dan Pratiwi Putri Dwi Randy. Menurut Setiadi, generasi muda haruslah memaknai kemerdekaan sekarang adalah hasil perjuangan para pahlawan.

Kemerdekaan yang telah diraih dengan tumpah darah ini hendaknya diimplementasikan oleh generasi sekarang untuk mengisinya dengan hal-hal positif. “Sebagai seorang remaja, terkait dengan generasi berencana, saya mengajak rekan generasi muda untuk memiliki rencana hidup kedepan sehingga nantinya bisa menjadi penerus bangsa yang bisa diandalkan,” jelasnya.

Hal tak jauh beda diungkapkan oleh Pratiwi Putri bahwa masalah yang paling booming sekarang di Kalbar adalah tingginya usia pernikahan secara dini serta  kehamilan yang tak diinginkan, akibat dari pergaulan bebas dan pola asuh.“Dalam hal ini remaja perempuanlah yang banyak dirugikan. Mereka harus putus sekolah. Belum lagi rawannya kematian ibu dan anak karena usia mereka yang belum siap secara fisik untuk melahirkan,” jelasnya.

Dengan memaknai perjuangan pahlawan ini berarti lanjut Tiwi, kita juga belajar dan menimba banyak pengalaman dari sejarah. “Kita harus menghargainya dengan tidak melakukan hal-hal negatif. Memerangi apa yang harus kita perangi dengan tidak merusak bangsa ini dan kembali menjadi generasi muda yang kuat dan berkarakter,” ungkapnya.  

Semangat Baru GenRengers
Di kesempatan terpisah, Nordianto mengatakan program yang menurutnya menciptakan banyak kader pejuang masa kini adalah program Generasi Berencana yang didalamnya terdiri dari anak-anak sekolah serta mahasiswa. “Para pejuang GenRe kami sebut sebagai GenRengers. GenRengers inilah yang jadi semangat baru, pahlawan masa kini yang muncul dan berjuang untuk menggiring para generasi muda lainnya melewati masa-masa transisi dalam kehidupannya sehingga kelak menjadi generasi yang sehat, cerdas, ceria dan unggul dalam persaingan di era globalisasi,” jelas peraih juara 2 Duta Mahasiswa GenRe tingkat nasional tahun 2014 ini.

Didalam peringatan Hari Pahlawan inilah lanjut Nordianto, tak ada salahnya apabila menyebut para GenRengers sebagai pahlawan masa kini yang berjuang dan juga bertahan dari penjajahan mental dan juga pengikisan karakter luhur bangsa.“Tanpa kita sadari, peran serta dari mereka serta semangat tinggi untuk membawa perubahan kearah lebih baik bagi seluruh generasi muda, diawali dengan kegiatan kecil berdampak nyata disekitar mereka,” tandasnya. (*/mel)