Makan Tambol di Jalan

Makan Tambol di Jalan

  Senin, 1 Agustus 2016 09:30
SAMBUTAN: Wabup Gusti Ramlana menyampaikan sambutannya dihadapan ribuan masyarakat. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MEMPAWAH - Ribuan masyarakat Kota Mempawah tumpah ruah berpartisipasi dalam acara syukuran tahun ke-3, Minggu (31/7) pagi di Jalan Gusti Muhammad Taufik, Pasar Mempawah. Uniknya, masyarakat bersama-sama makan tambol (makanan ringan seperti kue tradisional) ditengah jalan raya.

 
Acara syukuran itu sendiri dilaksanakan dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Perubahan Nama Kabupaten Mempawah ke-2. Panitia menyediakan ribuan jenis tambol yang disajikan secara saprahan di tengah jalan raya Pasar Mempawah. Ribuan masyarakat dengan tertib duduk bersila diatas karpet yang dibentang sepanjang hampir 200 meter itu.

Ribuan jenis tambol yang siap disantap dalam acara itu tidak hanya disiapkan oleh panitia, melainkan juga dari masyarakat. Mereka sengaja membeli atau mengolah sendiri tambol untuk dimakan bersama pada acara syukuran tersebut. Sehingga, suasana kebersamaan dan silahturahmi antar masyarakat semakin akrab.

Ketua Panitia Acara Syukuran, H Dudung Agus Suharto, S.Sos menerangkan, kegiatan yang digagasnya itu merupakan wujud rasa syukur dan kegembiraan masyarakat atas terealisasinya perubahan nama Kabupaten Mempawah yang sebelumnya dikenal Kabupaten Pontianak.

“Keberhasilan merubah nama Kabupaten Mempawah merupakan sejarah besar bagi daerah ini. Apalagi, proses perubahan itu sendiri memakan waktu yang panjang. Nah, ketika perubahan itu benar-benar terwujud maka seluruh masyarakat daerah ini sangat besyukur. Bentuk rasa syukur itulah yang kita realisasikan dalam kegiatan makan tambol bersama,” terang Dudung dalam laporannya.

Kemudian, hal menarik lainnya dalam acara syukuran tersebut adalah lokasi atau tempat kegiatan di tengah jalan raya. Menurut Dudung, agar suasana acara syukuran terasa semakin semarak dan meriah dilingkungan masyarakat.

“Partisipasi masyarakat sangat tinggi, makanya perlu lokasi yang luas dan terbuka. Nah, dipilihkan jalan raya agar masyarakat bisa menampung masyarakat yang hadir dalam acara ini,” pendapatnya.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Gusti Ramlana dalam sambutannya mengaku Pemerintah Kabupaten Mempawah memberikan apresiasi dan menyambut baik terlaksananya kegiatan tersebut. Dirinya berharap acara syukuran ini, semakin meningkatkan silahturahmi dan motivasi masyarakat Mempawah.

“Melalui semangat perubahan nama Kabupaten Mempawah ini, mari kita tingkatkan semangat kerja untuk membangun, menjaga dan memelihara daerah Kabupaten Mempawah yang kita cintai ini. Agar daerah ini semakin maju dan berkembang dimasa mendatang,” serunya.

Lebih jauh, Wabup menilai makan tambol bersama sebagai bentuk pelestarian tradisi dikalangan masyarakat Kabupaten Mempawah. Sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silahturahmi dan harmonisasi kerukunan hidup masyarakat Kabupaten Mempawah.

“Mari kita jaga dan junjung tinggi adat istiadat dan budaya agar selalu terjaga dan dilestarikan dilingkungan masyarakat. Dengan kekompakan dan kebersamaan, kita pererat persaudaraan masyarakat Mempawah,” ucapnya mengakhiri.

Acara syukuran ke-3 tersebut tidak hanya dihadiri Wabup Gusti Ramlana, melainkan juga unsur Forkopimda, Kepala SKPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan ribuan masyarakat di Kota Mempawah dan sekitarnya.(wah)

Berita Terkait