Mahasiswa Gemar Beli Laptop Bekas

Mahasiswa Gemar Beli Laptop Bekas

  Kamis, 16 November 2017 10:00
JUAL LAPTOP BEKAS : Toko X4 Komputer yang terletak di Jalan Ampera menjual laptop bekas dengan harga terjangkau. SITI SULBIYAH/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Penjualan Laptop Bekas Semakin Menarik

PONTIANAK - Laptop bekas setiap tahun semakin diminati. Harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan laptop baru menjadi faktor utama digemarinya barang elektronik yang satu ini. Peminatnya beragama mulai dari mahasiswa, pelajar sekolah, guru, hingga dosen sekalipun. Bisnis ini pun laris manis.

Pemiliki X4 Komputer, Lubis, yang menjual laptop bekas mengaku banyak yang menyukai laptop bekas, utamanya dari kalangan mahasiswa. Permintaan menjadi sangat tinggi bila masuk masa ajaran baru perkuliahan. “Permintaan dari kalangan mahasiswa cukup tinggi, terutama saat mahasiswa baru masuk perkuliahan,” ungkapnya kepada Pontianak Post belum lama ini.

Pada masa perkuliahan dimulai, kata dia, dalam satu minggunya, ia mampu menjual 10-20 unit. Sedangkan untuk hari-hari biasa, ia mampu menjual hingga 10 unit perminggunya. Permintaan ini semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah mahasiswa. 

Lubis menceritakan, laptop bekas yang ia jual merupakan laptop yang ditawarkan orang lain, baik dalam kondisi rusak maupun tidak rusak. Berbagai alasan dikemukakan penjual laptop tersebut, diantaranya karena sudah membeli laptop baru, laptop tidak sesuai keinginan, dan berbagai sebab lainnya. Selain itu, laptop juga diperoleh dari rekannya sesama penjual laptop bekas.

Beberapa laptop yang akan dijualnya itu diperbaiki jika ada yang rusak. Selain itu dilakukan perwatan baik dari sisi perangkat keras maupun perangkat lunak. Setelah dirasa baik, maka laptop tersebut siap untuk dijual.

Terkait harga, laptop bekas jauh lebih murah. Harganya, kata Lubis bisa setengah dari harga laptop yang baru. Rentang harganya yakni 2,5-3,5 juta untuk ukuran 14 inci. Sedangkan untuk ukuran 11 inci dihargai 1,5-1,8 juta, dan ukuran 10 inci seharga 1,2-1,5 juta. “Dari sisi merek, laptop yang paling digemari adalah merek Acer, dan Asus, kadang juga Toshiba. Merek-merek lainnya sangat jarang,” sebutnya.

Usaha jual laptop bekas ini menjadi peluang usaha yang dapat dimanfaatkan, utamanya bagi pengusaha baru. Pengamat Ekonomi, Muhammad Fahmi menilai peluang usaha ini cukup menjanjikan. Laptop bekas yang direkondisikan ulang sehingga berfungsi sebagaimana mestinya memberikan nilai tambah dari barang bekas tersebut. “Dari sisi ekonomis, ini merupakan peluang yang sangat baik,” katanya.

Di samping itu, menurutnya kebutuhan akan teknologi terus meningkat, sehingga laptop menjadi salah satu kebutuhan utama. Maka mendapatkan laptop bekas dalam kondisi baik dengan harga terjangkau akan diminati oleh orang. (sti)

Berita Terkait