Luapkan Rasa, Menggambar di Atas Kaos

Luapkan Rasa, Menggambar di Atas Kaos

  Selasa, 19 December 2017 10:00

Berita Terkait

PONTIANAK - Setelah Basic Handlettering, Brush Calligraphy, Water Colour Workshop, satu lagi agenda Pontianak Handlettering Exhibition yang nggak kalah seru adalah Letter On T-Shirt Workshop. Tepatnya Minggu (17/12) sore di Canopy Center peserta belajar hand lettering di atas kaos secara intim bersama tutor Zulfian.

Overall, lettering di atas kaos nggak beda jauh dengan kertas. Alat dan bahannya sama, hanya ada beberapa alat tambahan khusus seperti shirt marker dan acrylic.

Shirt marker bisa digunakan untuk bahan katun, sweat shirt, dan fabric. Sedangkan untuk bahan jeans lebih bagus jika menggunakan acrylic atau cat poster supaya warnanya lebih melekat dan hasilnya lebih optimal.

Sebelum hand lettering di atas kaos, pastikan kamu sudah punya ilmu basic hand lettering. Wajar jika di awal workshop, tutor memberi pemanasan untuk peserta menggambar huruf di atas kertas. Peserta diajak meng-explore imajinasi gaya dan komposisi huruf sesuai selera. Setelah itu barulah media kertas diganti dengan kaos.

“Untuk mengurangi resiko, lebih baik gambar sketsa huruf di kertas   lebih dahulu, kemudian kertas tersebut diletakkan di antara bagian kaos depan dan belakang sehingga kamu bisa langsung menjiplak tulisanmu,” jelas Zulfian.

Mulailah dengan menggambar tepian huruf, disusul dengan penebalan huruf. Terakhir tambahkan aksen shadow supaya terlihat lebih nyata dan mencolok.

Ingat! Ini bukan kertas yang bisa langsung dihapus, pengerjaan hand lettering di atas kaos lebih membutuhkan ketelitian tinggi. Hal ini menjadi tantangan yang menarik bagi Dena Lorenza.

“Buat orang yang belum pro ini sangat menguras rasa. Tantangannya kita nggak boleh salah coret karena nggak bisa dihapus. Kalau pun sudah terlanjur tercoret kita harus putar otak buat ngedit supaya nggak kelihatan salah,” cuap mahasiswa FKIP Universitas Tanjungpura ini.

Hasil yang optimal akan diperoleh jika sering berlatih. Umumnya butuh waktu kurang lebih dua bulan bagi pemula untuk mahir membuat hand lettering di atas kaos.

Letter On T-Shirt Workshop juga sangat berkesan bagi Yuni Utami, “Meskipun sebentar, ilmu yang didapat itu udah lebih dari cukup. Aku pasti lanjutin lettering ini di rumah. Siapa tahu bisa jadi ladang bisnis hehe,” umabr mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan ini.

Hari terakhir acara Pontianak Handlettering Exhibition ditutup dengan Talk Show dan hiburan akustik menarik di malam hari. Beberapa seniman lettering Pontianak berdiskusi mengenai topik ‘Setelah Handlettering Lalu Apa?’ bersama audience yang sebagian besar adalah kawula muda Pontianak. Semakin malam, semakin larut, audience berlayar menuju lautan aksara. (dee)

Berita Terkait