Lonjakan Penumpang Lebaran Bakal Naik Lima Persen

Lonjakan Penumpang Lebaran Bakal Naik Lima Persen

  Selasa, 28 June 2016 09:30
MUDIK LEBARAN: Sejumlah calon penumpang saat tertidur lelap di antara bangku yang ada di depan Pintu masuk Pelabuhan Dwikora Pontianak, Senin (27/6). Aktivitas pelabuhan mulai terlihat ramai dengan aktivitas mudik lebaran masyarakat. HARYADI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

PONTIANAK - Jelang mudik lebaran 2016, Perum Djawatan Angkutan Motor Republik Indonesia (DAMRI) Area Pontianak menyiapkan delapan armada tambahan untuk angkutan kota dalam provinsi (AKDP). Dengan jumlah total 90 armada bus disiapkan untuk menghadapi mudik lebaran yang diperkirakan akan mengalami lonjakan penumpang hingga lima persen.

“Tahun ini bus yang kami siapkan lebih banyak, ada delapan tambahan unit bus baru. Semuanya untuk tujuan Pontianak-Nanga Pinoh dan Pontianak-Sintang. Lonjakan penumpang tahun ini diprediksi naik lima persen,” ujar General Manager Perum DAMRI Area Pontianak, Sugeng BP, Senin (27/6).

Dia memastikan pihaknya telah siap melayani masyarakat selama mudik lebaran 2016 ini. Tidak hanya melayani rute dalam provinsi, rute antarprovinsi dan antarnegara juga sudah disiapkan, dengan kapasitas rata-rata 30 kursi per bus. 

Selain itu, sesuai dengan instruksi Kementerian Perhubungan, yang menginginkan zero accident, pihaknya juga terus melakukan perbaikan dan pembinaan para sopir. “Untuk zero accident sudah ada pengarahan dan pendidikan sopir, termasuk saat akan berangkat. Sesuai moto kami, lebih baik tidak pernah berangkat daripada tidak pernah sampai,” ujarnya.

Mengenai sumber daya manusia, pihaknya juga telah menyiapkan pengemudi baik secara mental serta pembinaan rutin. “Kami juga memberikan layanan tiket open date tanpa dibatasi waktu, bisa dipesan untuk keberangkapan kapan saja,” tambahnya.

Beberapa waktu lalu, para sopir juga telah menjalani tes kesehatan dan tes urine. Dari hasil tes tersebut, tak ada satu pun sopir yang terindikasi sakit atau terlibat penyalahgunaan narkotika.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyediakan dokter sebagai petugas layanan medis. Sejak H-12 lebaran telah ditempatkan di terminal dan di Jalan Pahlawan, hingga H+10. Waktunya mulai dari magrib hingga keberangkatan bus terakhir. Sugeng memperkirakan hal itu bisa saja bertambah jangka waktunya sesuai kebutuhan. “Semua layanan itu gratis dan bisa dimanfaatkan para penumpang,” pesannya. 

Khusus tahun ini fasilitas jalan di Jalan Pahlawan akan digunakan. Akan tetapi sudah lebih dulu diatur agar tidak mengganggu pengguna jalan, dari yang dua lajur, dijadikan satu lajur, parkirnya pun tidak akan di jalan, tapi di bahu jalan. 

Dia juga mengimbau kepada para penumpang untuk bisa menikmati semua fasilitas yang disediakan. “Kami juga mengingatkan ada pembatasan barang bagasi per penumpang 20 kilogram, jika lebih maka dikenakan biaya kelebihan bagasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Organda Kalimantan Barat juga akan menyiapkan sekitar 700 armada untuk pemenuhan angkutan Lebaran 2016. Hal ini disampaikan Adhie Rumbee, Ketua Organda Kalimantan Barat dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang dilaksanakan di Mapolda Kalbar, Rabu pekan lalu.

Menurut Adhie, 700 armada ini meliputi angkutan bus, angkutan sewa, angkutan antarjemput, dan angkutan antarkota. Soal kesiapan armada, Adhie mengakui hingga saat ini masih banyak armada yang belum memenuhi standar operasional. Namun sudah ditekankan untuk segera melengkapinya, karena yang diangkut ini manusia, sehingga harus diperhatikan.(bar) 

Berita Terkait