Londa Fokus SEA Games dan Asian Games

Londa Fokus SEA Games dan Asian Games

  Kamis, 18 Agustus 2016 09:30
MARIA Natalia Londa

Berita Terkait

MARIA Natalia Londa gagal melangkah ke babak final lompat jauh Olimpiade Rio 2016. Pada penyisihan grup B Selasa malam waktu Rio atau kemarin WIB di Estadio Olimpico, Londa tidak mampu menunjukkan performa terbaik.

Dalam tiga kesempatan, Londa hanya mencatat jarak terbaik 6,29 meter pada kesempatan kedua dan ketiga. Sedangkan pada percobaan pertama, peraih emas Asian Games 2014 dan SEA Games 2015 itu cuma melakukan lompatan sejauh 6,21 meter.

Jarak tersebut memang jauh di bawah catatan terbaiknya. Saat meraih emas Asian Games 2014 Incheon, atlet asal Bali itu membukukan angka 6,55 meter. Di SEA Games 2015 Singapura, Londa mengukir rekor pribadi terbaik dengan 6,70 meter. Catatan terakhir itulah yang meloloskannya menembus Olimpiade 2016.

Andai saja berhasil mencatat 6,70 meter lagi, Londa akan lolos ke babak final. Sebab, limit terakhir pada babak penyisihan adalah 6,53 meter yang dibikin atlet asal Inggris Jazmin Sawyers.

’’Memang secara hasil, ini jauh dari catatan terbaik saya,’’ kata Londa setelah perlombaan. ’’Tetapi, ini bukan disebabkan saya terbebani. Tidak. Hari ini justru adalah hari yang sangat saya tunggu-tunggu. Rasanya seperti mimpi saja,’’ imbuhnya.

Menurut Londa, dirinya sangat rileks dalam kualifikasi. Namun, akibat persiapan yang tidak ideal, hasil yang didapat juga tidak maksimal.

Londa hanya menjalani persiapan praktis selama enam bulan. Cedera di lutut kiri setelah SEA Games 2015 membuatnya istirahat cukup lama. Itu ditambah dengan fasilitas latihan yang tidak sesuai standar kelas dunia.

Atlet 25 tahun tersebut mengatakan, lintasan lompat jauh di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, baru selesai dibangun tiga pekan sebelum Olimpiade. Jadi, waktunya memang sangat mepet untuk mempersiapkan diri di sana. ’’Ya, daripada tidak (dibangun) sama sekali,’’ ujarnya, lantas terseyum.

Londa menyatakan sangat bersyukur bisa berada di Rio de Janeiro untuk berkompetisi melawan atlet-atlet lompat jauh dunia lainnya. Dari yang biasanya ditonton lewat tayangan video, sekarang Londa bisa mengadu kehebatan secara langsung.

Londa mengungkapkan, pelompat jauh favoritnya adalah Ivana Spanovic. Kemarin atlet asal Serbia itu mencatat lompatan terbaik dalam kualifikasi dengan 6,87 meter. Sejatinya, angka itu masih di bawah torehan terbaiknya yang menembus 7,07 meter.

’’Saya suka cara dia melompat. Simpel, tetapi jauh. Dari sini saya merasa mendapatkan banyak sekali pengalaman. Sekarang fokus saya adalah (meraih emas) di SEA Games 2017 dan Asian Games 2018,’’ tegasnya. (*/c19/tom)

Berita Terkait