Lompatan Untuk Suzuki

Lompatan Untuk Suzuki

  Kamis, 11 February 2016 09:49
FOTO : Aleix Espargaro

Berita Terkait

Satu masalah Suzuki musim lalu adalah kurangnya akselerasi, selain power yang juga kalah dibandingkan dengan motor pabrikan lain. Dengan memasang seamless gearbox yang baru dijajal resmi awal tahun lalu permasalahan itu mulai teratasi.

Tidak seperti milik Ducati, Honda, dan Yamaha gearbox yang dikembangkan Suzuki masih berfungsi untuk menambah gigi percepatan. Untuk mengurangi masih akan didatangkan di tengah musim. Pengalaman itu mirip yang dirasakan duo Yamaha 2014 lalu. Saat itu pertengahan musim gearbox canggih mereka masih belum berfungsi penuh. Baru pada musim 2015 fungsinya penuh dan langsung berdampak gelar juara.

Suzuki menjajal transmisi itu kali pertama dalam tes privat di Sepang, Januari lalu. Rider utamanya Aleix Espargaro absen lantaran cedera. Pembalap Spanyol itu baru menjajalnya pada uji coba resmi di Malaysia dan langsung memuji kehebatannya. ’’Perbedaannya (dengan transmisi standar) sangat besar,’’ terangnya dilansir Motorsport.

Menurutnya, meski masih banyak yang perlu dikembangkan, potensinya untuk meningkatkan performa motor GSX-RR begitu luar biasa. Satu hal yang perlu mendapat sentuhan lebih jauh adalah transmisi tersebut terlalu agresif di beberapa tempat. ’’Aku rasa tim belum membuatnya seperti yang aku inginkan. Tapi Suzuki akan segera mendatangkan yang baru lebih cepat dari yang kami harapkan,’’ terusnya dilansir Motorsport.

Espargaro juga memuji pembaruan paket mesin terbaru untuk musim 2016. Yang paling berbeda adalah penambahan power mesin dibandingkan generasi musim lalu. ’’Memang tidak luar biasa, tapi ini perbedaan besar. Misalnya jika dibandingkan dengan Barcelona tahun lalu dimana motor kami hanya bertambah 1-2 kilometer per jam dalam urusan top speed,’’ paparnya.

Mesin generasi baru ini disebutnya punya power stabil baik pada putaran bawah dan atas. ’’Dan itu bagus,’’ tandasnya. Uji coba pra musim kedua akan berlangsung 17 Februari nanti di Australia akan dijadikan laboratorium bagi Suzuki untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya guna mengejar defisit mereka dari pabrikan lainnya di barisan terdepan. (cak)

Berita Terkait