Lomba Seni Mural BPPKB Sambas 2015

Lomba Seni Mural BPPKB Sambas 2015

  Senin, 14 December 2015 10:08
MURAL: Purtiko Eldiyanto, Kepala Bidang KB BPPKB Kabupaten Sambas, bersama staf dan panitia, memantau pelaksanaan Lomba Seni Mural BPPKB 2015 ISTIMEWA

Berita Terkait

SAMBAS - Sebanyak 23 kelompok muda-mudi yang terdiri dari sebagian besar pelajar dan juga masyarakat umum tampak ambil bagian, asyik dan sibuk, sesekali terdengar riuh candanya, namun tangan tetap disibukkan memainkan kuas ditembok pagar komplek RSU St Elizabeth Sambas, di jalan Sucitro, pada minggu pagi, (13/12) kemarin.

 
Begitulah pemandangan beda dari biasanya, ketika mereka beradu kreativitas, menuangkan ide dan menyalurkan bakat melukis. Mereka adalah orang-orang terbaik yang diberi kesempatan oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) kabupaten Sambas, untuk mengikuti kompetisi Seni Mural 2015.

"Tahun ini merupakan tahun kedua kami adakan kegiatan seni mural ini. Tujuannya tentu ingin mengarahkan bakat terpendam, keahlian grafis anak-anak kita ke arah positif. Dan tentu saja yang mereka lukis di tembok itu harus sesuai dengan tema program BPPKB," ujar  Purtiko Eldiyanto, Kepala Bidang Keluarga Berencana (KB) ketika dijumpai di lokasi kegiatan lomba.
Purtiko mengatakan bahwa apa yang dilakukan BPPKB ini merupakan upaya BPPKB untuk mengkomunikasikan pendidikan tentang pengetahuan keluarga berencana,  khususnya kepada remaja terkait dengan masalah kesehatan reproduksi, perkawinan, narkoba, seks bebas yang terkadang menjebak masa depan mereka.
Di tempat terpisah, Wahidah, Kepala BPPKB Kabupaten Sambas, mengatakan, bahwa lomba  Seni Mural BPPKB 2015 yang dilaksananakan ini merupakan salah satu cara menyampaikan pesan kepada generasi muda untuk lebih peduli dengan dirinya sendiri dan keluarga.
"Benang merahnya adalah, kita ingin menyampaikan khususnya kepada generasi muda agar tetap peduli dengan masa depannya. Khususnya terkait dengan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, pendewasaan usia perkawinan (minimal 25 bagi pria, 20 bagi wanita), mengerti dan menjauhi bahaya narkoba, miras,seks bebas, dan HIV/AIDS," ujar wanita murah senyum itu .
Wahidah juga berpesan, agar generasi muda benar-benar mempelajari, menghayati dan mengamalkan gaya hidup sehat. "Karena dengan mempelajari, menghayati, dan mengamalkan seperti apa yang telah kita komunikasikan melalui lomba seni mural BPPKB ini, diharapkan bisa menjadi upaya proteksi dini bagi generasi muda.  Bukankah mencegah hal yang tidak diinginkan lebih baik dari mengobati," tuturnya.  
Sebagai informasi, dalam lima tahun terakhir ini BPPKB kabupaten Sambas  berhasil menurunkan angka kelahiran, yang biasanya sebut dengan istilah Total Fertilities Rate (TFR), dimana pada tahun 2010 indeks  TFR = 3.41 (4 anak), namun pada tahun 2015  menurun menjadi 3.16 (3 anak).
"Hal ini tentu menjadi kebanggaan kita bersama, terimakasih kami ucapkan kepada masyarakat Sambas semakin peduli dengan kesehatan dan kesejahteraan keluarga," imbuh Wahidah lagi.
Rencananya hadiah para pemenang akan dibagikan pada tanggal 17 Desember mendatang. Hadiah tersebut berupa sertifikat dan uang tunai. Fasilitas perlengkapan lomba, dan konsumsi disiapkan panitia‎. (har)

 

Berita Terkait