Lomba Masak dengan Bahan Dasar Pisang

Lomba Masak dengan Bahan Dasar Pisang

  Jumat, 18 December 2015 08:03
KEBUN PISANG: Kebun pisang yang terawat. Dimanfaatkan untuk menambah warna kuliner daerah setempat. ISTIMEWA

Berita Terkait

Sepuluh SMA dan SMK se Kota Singkawang mengirimkan perwakilannya guna mengikuti lomba masak antar pelajar dengan berbahan dasar buah pisang, yang merupakan salah satu hasil pertanian di kota ini. Fahrozy, SINGKAWANG“Lomba masak ini menggunakan bahan dasar pisang yang merupakan potensi lokal yang melimpah di Singkawang. Diharapkan mereka mengolahnya menjadi dapat memberi nilai tambah kuliner di Singkawang,” kata Ketua Panitia, Shinta, Kamis (17/12).

Kegiatan yang dilaksanakan di SMK N 3 Singkawang ini. Jumlah pesertanya dari sepuluh sekolah, yang dibagi dalam lima kelompok. “Selain menggali potensi kuliner, melalui kegiatan seperti ini mengajak remaja atau pelajar ke kegiatan positif dan menghindarkan mereka dari hal negatif seperti seks bebas dan lainnya,” katanya.

Lomba masak, ungkap Shinta, hasil kerjasama Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Ikatan Ahli Boga (Ikaboga) dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Singkawang.

Ketua Ikaboga Kota Singkawang, Dra Hj Istri Handayani MSi menyebutkan telah sesuai dengan visi misi Ikaboga, yakni mengangkat dan menggali potensi kuliner di Kota Singkawang. “Kita berharap anak-anak remaja dapat mengasah kemampuannya dalam memasak dan menggali potensi kuliner lokal,” katanya.

Wakil Ketua Ikaboga Singkawang, Rosita Nengsih SH yang juga Ketua LBH Peka menyebutkan  kegiatan positif ini bisa menjadi ajang menghindarkan para remaja dari perilaku kriminal. “Kita ketahui belakangan ini banyak anak ngelem, melakukan tindakan pidana. Untuk meminimalisirnya, anak-anak harus banyak diberi kegiatan positif seperti ini,” kata Rosita.

Pembina Ikaboga sekaligus Ketu GOW Singkawang, Ny Agustina Abdul Mutalib menyebutkan melalui kegiatan seperti ini. Pihaknya juga mengisi dengan sosialisasi atau ajakan kepada remaja khususnya selalu melakukan kegiatan positif, menerapkan pola hidup sehat, tidak mengkonsumsi Narkoba, hindari pergaulan bebas.“Adanya lomba ini, nantinya bisa dikembangkan untuk bekal membuka usaha,” katanya. Ketua KPA Singkawang, Roby Sanjaya mengatakan guna menghindarkan

remaja dari kegiatan negatif, dan tidak terjangkit HIV. Remaja harus selalu diberikan ajang untuk menggali potensinya. “Mudah-mudahan dengan kegiatan positif seperti ini, jumlah remaja yang terinfeksi HIVsemakin berkurang, karena selama ini sebagian besar yang tertular itu adalah remaja,” kata Roby. (*)

 

Berita Terkait