Lomba di Moment 17-an

Lomba di Moment 17-an

  Rabu, 17 Agustus 2016 10:43

Berita Terkait

“Tujuh belas Agustus tahun empat lima

Itulah hari kemerdekaan kita

Hari merdeka nusa dan bangsa

Hari lahirnya bangsa Indonesia

Mer...de...ka...”

Lagu wajib nasional “Hari Merdeka” ini tidak pernah lepas dari moment kemerdekaan. Lagu ini selalu diputar hampir di setiap acara peringatan kemerdekaan. Selain membuat kita menjadi lebih semangat, kita juga diajak mengingat kembali hari lahir bangsa berkat perjuangan pahlawan Indonesia. Selain lagu wajib tersebut, ada pula beberapa agenda rutin yang tidak bisa dipisahkan dari moment 17-an seperti beberapa lomba berikut ini.

By: Diera Grandistasya

Panjat Pinang

Panjat pinang adalah lomba tradisional yang paling sering ditemukan di setiap agenda 17-an. Keseruan perlombaan ini bukan hanya dinikmati oleh pesertanya saja namun juga penontonnya karena ekspresi lucu dari peserta saat berusaha memanjat pinang yang licin. “Panjat pinang mengajarkan kita untuk gotong royong dan mendapatkan apa yang kita inginkan berdasarkan apa yang kita usahakan. Bak pepatah bilang bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian,” ujar Zulfadli salah satu pelajar SMAN 2 Pontianak yang pernah menjadi peserta lomba panjat pinang.

Lomba Sampan

Lomba cepat sampan termasuk dalam lomba yang hampir rutin diadakan di Pontianak. Lomba tersebut dinilai dari kecepatan waktu, kekompakan kostum, kekompakan mendayung, serta kreasi hiasan sampan dayung. Di Pontianak sendiri, lomba ini sering diadakan di tepian sungai Kapuas. “Dayung sampannya aja udah sulit, apalagi harus menjaga kekompakan dengan rekan satu tim karena kalau nggak kompak sampannya bisa nggak terarah dan kurang cepat,” ujar Kristozola. Meskipun mahasiswa FKIP Untan ini belum pernah mengikuti langsung perlombaan namun beliau pernah merasakan sensasi naik sampan, jadi ngertilah gimana susahnya mendayung agar cepat dan terarah.

Lomba Tarik Tambang

Lomba yang melibatkan 2 regu yang terdiri dari beberapa orang ini rasanya memang tak bisa dipisahkan dari moment 17-an. Meskipun terkadang berakhir dengan luka-luka kecil di pergelangan tangan, peminat lomba tarik tambang tetap selalu ada seperti Fikrie Adrian A. R. Pelajar SMP Muhammadiyah 1 Pontianak ini sangat menyukai permainan ini. Keseruan  yang tercipta akan membuat teman satu tim menjadi lebih dekat dan kompak.**

Berita Terkait