Listrik Harus Optimal

Listrik Harus Optimal

  Selasa, 5 April 2016 09:32
TINJAU UNAS: Bupati Kayong Utara Hildi Hamid saat meninjau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Negeri 1 Sukadana, kemarin (4/4). Sekolah tersebut menjadi satu-satunya sekolah yang menerapkan UNBK. DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Bupati Kayong Utara Hildi Hamid bersama Ketua DPRD M Sukardi dan Kepala Dinas Pendidikan Romi Wijaya, meninjau perhelatan hari pertama Ujian Nasional (Unas) di SMK Negeri 1 dan SMA Negeri 1 Sukadana, Senin (4/4). Sekadar informasi, SMK Negeri 1 menjadi satu-satunya sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di kabupaten ini.

“Semestinya kita semua sudah dapat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer. Namun dikarenakan fasilitas yang belum memadai, kita hanya dapat melaksankan UNBK SMK N 1 Sukadana saja. Karena hanya sekolah itulah yang saat ini sudah siap menggunakan UNBK,” terang Bupati usai menijau langsung pelaksanan Unas pada hari pertama. Hildi tak memungkiri jika saat ini Kayong Utara sedang menghadapi berbagai kendala, jika harus menerapkan UNBK. Kendala-kendala tersebut, diungkapkan dia seperti kondisi kelistrikan serta jaringan. Dia sendiri berharap agar dalam pelaksanaan UNBK di SMK N 1 Sukadana tidak terdapat gangguan saat ujian berlangsung.

“Kalau untuk listrik, kita saat ini masih tergantung dengan Kabupaten Ketapang. Begitu pula dengan jaringan internetnya, yang mana untuk sampai ke Sukadananya masih menggunakan jaringan tingkat menengah. Untuk itu, baru tahun ini kita akan menggunakan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT),” kata Hildi.

Sementara itu Ketua DPRD M Sukardi tak memungkiri jika terganggunya kondisi kelistrikan, sangat mengganggu aktivitas pelaksanaan Unas. Bahkan, dia menyayangkan jika pada malam menjelang Unas, juga sempat terjadi pemadaman. Dia berharap agar PLN sejak dini dapat mengantisipasi terjadinya pemadaman, lantaran ini sangat penting berkaitan dengan pelaksanaan Unas.

“Kalau malam anak-anak akan belajar. Dan kalau listriknya padam, tentunya akan menganggu mereka saat belajar. Apalagi bagi sekolah yang menggunakan Ujian Nasional Berbasis Komputer, tentunya ini akan sangat mengganggu mereka. Ya semoga saja untuk masalah listrik dan jaringan di Kayong Utara ini dapat berangsur-anngsur membaik. Begitu pula dengan jaringan internetnya,” harap politikus Partai Demokrat tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Romi Wijaya juga mengungkapkan jika untuk saat ini, baru SMK N 1 Sukadana yang menggunakan UNBK. Untuk tahun depan pun, pihaknya belum bisa 100 persen menerapkannya di kabupaten ini. Karena, sambung dia, kesiapan tersebut membutuhkan infrastruktur  yang baik. Dijelaskan dia, bukan hanya pada perangkat komputernya saja, di sisi lain suplai tenaga listrik dari Ketapang juga menjadi kendala. Belum lagi, diakui dia, dengan masalah jaringan internetnya.

“Namun dengan kondisi geografis kita seperti ini tidak menutup kemugkinan itu semua dapat kita laksanakan (UNBK). Tetapi harus secara bertahap kita akan melakukan peningkatan. Kalau sekarang satu sekolah, mungkin tahun depan  beberapa sekolah bisa menggunakan komputer pada saat Ujian Nasional,” tuturnya. (dan)

Berita Terkait