Lindungi Anak dengan Kreativitas

Lindungi Anak dengan Kreativitas

  Sabtu, 2 April 2016 09:30
MENGGAMBAR: Kegiatan lomba menggambar dan mewarnai anak-anak TK se-Kota Putussibau yang digelar Persit Kodim 1206 Putussibau, belum lama ini, di kompleks Makodim. MUSTA’AN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Ketua Persit Kodim 1206 Putussibau Ny Tuti Budiman, menegaskan pentingnya membentengi anak-anak dari kejahatan dan pemahaman menyimpang. Dia juga menambahkan bahwa mereka ini harus dilindungi dari doktrin lainnya, yang dapat merusak tumbuh kembang anak sejak dini. Anak-anak, menurut dia, sangat rentan dari kejahatan seksual dan perdagangan perempuan (trafficking), sehingga untuk menangkalnya perlu kerja sama semua pihak.

Salah satu upaya pencegahannya, menurut dia, adalah mempererat hubungan silaturahmi taman kanak-kanak (TK) yang ada di Putussibau dan berbagai kegiatan, seperti lomba menggambar. Langkah ini, menurut dia, sebagai upaya untuk memperkaya kreativitas anak, sehingga terbentengi dari hal-hal negatif yang bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak. Melalui lomba menggambar ini, dia yakin, bisa menyeimbangkan antara otak kiri dan otak kanan anak.

"Membentengi anak-anak dari pengaruh negatif sejak dini sangat penting. Salah satu caranya adalah melalui berbagai kegiatan positif,” ungkap Tuti pada kegiatan lomba menggambar yang diikuti 15 TK se-Kota Putussibau. Lomba itu sendiri digelar dalam rangka HUT ke-70 Persit Kartika Chandra Kirana tahun 2016 di  TK Kartika XVII-14, baru-baru ini.

Melalui kegiatan perlombaan, menurut dia, semua bisa melihat kreativitas, inspirasi, dan imajinasi dari anak yang mengikuti lomba ini. Dikatakannya, untuk kemampuan sumber daya manusia (SDM) untuk anak di Kapuas Hulu sudah sangat mumpuni. Namun, yang menjadi persoalan, dia menyayangkan lantaran SDM tersebut tak diimbangi perkembangan sarana serta prasarana. Pasalnya, diakui dia, sarana serta prasarana yang ada masih minim di Bumi Uncak Kapuas ini.

"Seharusnya Dinas Pendidikan dan Pariwisata tanggap dalam mengembangkan potensi yang dimiliki anak, dengan menyiapkan sarana dan prasana pendukung seperti sanggar," katanya. Dengan adanya sanggar milik pemerintah, dia berharap anak-anak bisa dibina melalui sanggar tersebut. Dengan demikian, dia menambahkan, minat dan bakat anak bisa tersalurkan sesuai potensi anak yang bersangkutan, karena potensinya sangat besar.(aan)

Berita Terkait