Lima Menu Nasi untuk Makan Siang

Lima Menu Nasi untuk Makan Siang

  Kamis, 25 February 2016 09:09

Berita Terkait

Rindu dengan masakan tradisional khas Kalbar, seperti asam pedas, nasi kebuli juga cencalok? Menu-menu berikut ini tampaknya akan mengobati kerinduan Anda pada citrasa makanan-makanan ini. Cocok pula bila mengajak keluarga untuk menikmatinya bersama-sama.Oleh : Marsita Riandini

Menu-menu tradisional seringkali menjadi pengobat rindu bagi mereka yang rindu masakan keluarga, ataupun masakan kampung. Tapi banyak orang yang tidak sempat membuatnya. Bagi yang belum menemukan menu makan siangnya hari ini, tak ada salahnya untuk mencoba. Nikmati sedapnya sembari bernostalgia dengan kampung halaman.

Ingin mencicipinya? Anda bisa datang langsung ke Kedai Daoen Simpor di Jalan KH. Wahid Hasyim atau Jalan Penjara Pontianak. Menu ini pas buat Anda yang tidak sempat masak di rumah. Dipilihnya nama Daoen Simpor karena Kedai ini menonjolkan masakan khas Melayu Kalbar yang dikombinasikan dengan resep rahasia dapur mereka. Daoen Simpor merupakan salah satu daun yang biasa digunakan untuk lalapan. Saat ini sudah jarang sekali ditemukan di Kota Pontianak.

Salah satu menu yang For Her icip adalah Nasi Kebuli. Nasi berbumbu ini dihidangkan dengan paceri nanas yang juga menjadi salah satu masakan khas melayu. Warnanya yang menggoda dengan lauk menggugah selera, membuat tak sabar ingin segera mencicipinya. Nasi kebuli diolah dengan susu, juga keju. Tentu saja tak lupa menambahkan minyak samin yang menjadi ciri khasnya. Cocok dinikmati terutama selagi hangat.

Rasa lapar akan semakin bertambah ketika mencium aroma sedap dari bumbu-bumbu yang digunakan untuk masakan ini. Tekstur nasinya pun tidak lembek, juga tidak keras. Nasi kebuli disajikan dengan lauk pilihan, bisa daging kambing, telor atau daging sapi. “Kali ini ditambahkan dengan irisan timun yang disambal. Biasanya kami gunakan acar timun yang dicampur nanas,” jelas Eka Nurhayati Ishaq, Pemilik Kedai Daoen Simpor.

Menu yang tak kalah sedapnya, adalah Nasi Ikan Asam Pedas. Siapa yang tak tergoda dengan menu satu ini. Warna kuahnya yang merah segar, mengundang selera untuk cepat menyantapnya. Menggunakan ikan senangin tentu saja bisa mengobati para penikmat masakan yang populer ini. “Tadinya mau gunakan ikan patin atau kakap. Tapi kakap khan mahal, pun setelah di survey ternyata permintaan untuk ikan senangin lebih banyak. Akhirnya beralih ke ikan senangin,” ucap Eka.

Menikmati ikan asam pedas ini juga bisa dengan sambal. Apalagi bagi Anda yang doyan dengan citarasa masakan serba pedas. “Disini kami menyediakan makanan serba pedas. Meskipun ikan asam pedasnya sudah agak pedas, tetapi kami tetap menambahkan dengan cabe,” ulasnya. Cabe yang diberikan tampaknya sedikit. Tapi soal rasa pedasnya akan terasa sekali di lidah. Eka pun sengaja membuat cabe ini dengan olahan cabe perenggi atau ada pula yang menyebutnya cabe kurma karena mirip dengan buah kurma. “Sengaja menggunakan cabe ini agar rasa pedasnya benar-benar dari seratus persen cabe,” pungkasnya. **

Berita Terkait