Liburan Sisakan Sampah

Liburan Sisakan Sampah

  Selasa, 12 July 2016 09:30
BERSERAKAN: Terlihat berserakanya sisa dari bugkusan makanan dan minuman di Pantai Pulau Datok Sukadana pascadipadati pengunjung. DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

LEMAHNYA kesadaran pengunjung dalam membuang sisa bungkus makanan maupun minuman, ternyata masih terlihat di Pantai Pulau Datok Sukadana. Hal tersebut tentunya tidak lepas dari kepadatan pengunjung ketika libur panjang yang kini telah berlalu.

 
Untuk saat ini pantai tersebut tampak berserakan dengan sisa bungkus makanan maupun minuman. Hal tersebut bisa disebabkan oleh minimnya kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya atau kurangnya tempat pembuangan sampah yang tersedia.

Mengenai hal ini, menurut Abdulladul, salah seorang pengunjung, ada beberapa faktor yang menyebabkan beberapa tempat wisata tampak kumuh pascahari-hari besar. Seperti, dimisalkan dia, lemahnya kesadaraan masyarakat akan lingkungan kawasan pantai, kemudian kurangnya sarana tempat sampah yang tersedia di pantai. “Kalau kita di Kalbar memang tempat wisata cukup banyak. Namun tidak terkelola dengan baik. Masyarakat kita memang kurang rasa memiliki, kurang sadar akan kebersihan pantai,” kata dia, Senin (11/7).

Sementara itu, menurut dia, untuk pengunjung pada libur lebaran tahun ini memang mengalami penurunan. Tidak seperti tahun sebelumnya, di mana, diungkapkan dia, berdasarkan informasi yang diterima terdapat isu-isu beredar sebelumnya, Pantai Pulau Datok akan ditutup untuk sementara waktu. Penutupan tersebut, menurut dia, dikarenakan sedang dalam masa pembangunan untuk Sail Selat Karimata nanti. “Isunya ditutup, pintu sebelahnya ditutup, satunya dibuka, jadi orang malas mau datang karena pasti susah masuk. Tahun lalu saja dua pintu dibuka sesaknya sudah kayak apa? Apalagi cuma satu (pintu) dibuka,” ungkapnya.

Sementara itu, kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Kayong Utara, Mas Yuliandi, tak memungkiri jika sebelumnya memang ada isu penutupan pantai. Akibatnya, dia menambahkan, berdampak dengan jumlah pengunjung Pantai Pulau Datok pada tahun ini. “Memang ada berita yang tidak jelas, bahwa Pantai Pulau Datok ditutup. Padahal yang ditutup itu hanya lokasi pembangunan Sail saja,” jelas Yuliandi.

Di lain sisi,  mengenai kotornya Pantai Pulau Datok pasca-Idulfitri, dirinya mengatakan dalam minggu ini pihak kebersihan akan melakukan bersih-berih pantai. “Minggu petugas kita akan bersihkan pantai,” singkatnya. (dan)

Berita Terkait