Libur Kerja pun Bupati Blusukan

Libur Kerja pun Bupati Blusukan

  Kamis, 7 April 2016 09:34
TINJAU LAPANGAN: Bupati Martin Rantan SH saat meninjau Gedung Lapangan Sepakat di Kelurahan Sampit, Kecamatan Delta Pawan, Minggu (3/4) lalu. Meski libur, Bupati masih menyempatkan waktu buat blusukan. ISTIMEWA

Berita Terkait

KETAPANG – Usai istirahat setelah melaksanakan ibadah misa Hari Minggu, Bupati Ketapang Martin Rantan SH menyempatkan waktunya buat blusukan, Minggu (3/4) lalu. Tempat-tempat yang ditinjau di antaranya Mess Graha Basuki Rakhmat di Jalan Basuki Rakhmat Ketapang, Radio Kabupaten Ketapang (RKK), Gedung Pastori GPIB Ebenhaezer Ketapang, hingga gedung yang konon disiapkan untuk Museum Ketapang yang terletak di areal Lapangan Sepakat di Kelurahan Sampit.

Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah (Setda) Ketapang Drs Nugroho W Sistanto MSi menjelaskan jika yang dimaksud dengan blusukan sendiri mengandung banyak arti. Tapi, dia menambahkan, blusukan yang dimaksud di sini adalah sebagai apa yang dulu dikenal dengan istilah turun ke bawah atau turba, untuk mengetahui secara langsung kondisi fisik di lapangan. “Yang mana  hal ini sangat berharga sebagai salah satu input (masukan) dalam proses pengambilan keputusan,” ujar Nugroho yang ikut serta dalam kegiatan blusukan Bupati yang didampingi beberapa staf dan ajudan.

Nugroho memaparkan dalam proses manajemen, blusukan atau turba ini merupakan salah satu fungsi memperoleh input atau masukan. Input atau masukan dalam proses manajemen, menurut dia, dapat dilakukan secara formal melalui laporan resmi staf atau bawahan. Tetapi, dia menambahkan, dapat juga dilakukan secara informal, di mana salah satunya melalui blusukan itu sendiri. “Kedua metode tersebut sama-sama memegang peranan yang penting dalam proses manajemen,” papar dia.

Mengutip penjelasan Bupati, Kabag Humas menjelaskan bahwa blusukan yang dilakukan kepala daerah tersebut tidak lain adalah untuk percepatan perwujudan visi dan misi Kabupaten Ketapang 2016 – 2021. Adapun visi yang akan dicapai disebutkan dia adalah Kabupaten Ketapang Yang Maju Menuju Masyarakat Sejahtera, yang akan diwujudkan dengan mengemban enam misi. Enam misi yang dimaksud yakni melaksanakan kepemerintahan yang baik, meningkatkan infrastruktur daerah, meningkatkan perekonomian masyarakat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa, serta meningkatkan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam yang tetap memperhatikan lingkungan.

Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, diakui dia, tidaklah mudah, di mana memerlukan kerja keras dan kesungguhan. “Kalau hanya mengandalkan jam kerja dari Senin – Jumat tidaklah cukup. Maka, meskipun Hari Minggu begini, saya sempatkan untuk blusukan dan saya akan terus lakukan ini,” kata Kabag Humas menyampaikan keterangan yang disampaikan Bupati.

Setelah itu, dia menjelaskan jika Bupati kemudian melakukan rapat bersama SKPD terkait, guna membahas berbagai hal, berkaitan dengan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan.  “Untuk itu, seluruh SKPD, dunia usaha (swasta), dan masyarakat harus bersinergi mewujudkan Kabupaten Ketapang Yang Maju Menuju Masyarakat Sejahtera,” ungkapnya.

Terkait dengan hal tersebut, maka pada Senin (4/4) lalu dilaksanakan rapa, dengan mengundang seluruh kepala SKPD, asisten Setda Ketapang, Kepala Bagian di lingkungan Setda Ketapang, dan para kepala bidang pada seluruh dinas dan badan. Hasil blusukan sehari sebelumnya pun menjadi bahan yang disampaikannya pada rapat SKPD tersebut.

Pada rapat SKPD tersebut, Bupati menginstruksikan kepada seluruh kepala SKPD agar sering turun ke lapangan. Dia meminta jajarannya melihat kondisi riil yang ada di masyarakat, kemudian melihat dan mencari tahu apa yang dapat diperbuat, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Masyarakat sangat menantikan peran kita selaku aparatur pemerintah, selaku pelayan, sebagai abdi masyarakat,” tegasnya. (afi/ser)

Berita Terkait