Libatkan 150 Anak Pramuka Bersihkan Pasar Flamboyan

Libatkan 150 Anak Pramuka Bersihkan Pasar Flamboyan

  Sabtu, 9 April 2016 10:56
BERSIHKAN PASAR: Sejumlah pemuda yang tergabung dalam pemuda pelopor serta instansi terkait bergotong royong membersihkan Pasar Flamboyan, Jumat (8/4). HARYADI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

PONTIANAK –Sebanyak 150 anak pramuka se-Kalbar dilibatkan dalam bersih-bersih Pasar Flamboyan, Jumat (8/4) pagi. Kegiatan itu bertujuan untuk menuju pasar standar nasional Indonesia.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Pontianak Haryadi mengatakan, kegiatan bersih-bersih ini didukung oleh Dinas Pemuda dan Olahraga untuk melakukan kerja bakti bersama seluruh pemuda dan pedagang di Pasar Flamboyan. “Anak-anak pramuka ini, gabungan dari Kalbar,” katanya.

Kerja bakti ini, kata Haryadi, sudah dilakukan untuk yang kedua kalinya. Upaya membersihkan lokasi Pasar Flamboyan ini, untuk menuju pasar sehat, bersih dan nyaman. “Adik-adik ini, membantu mewujudkan pasar berstandar nasional. Memberikan contoh melakukan kebersihan,” sebut Haryadi.

Diungkapkan pula, nantinya bukan hanya Pasar Flamboyan saja yang akan dibersihkan, tapi juga pasar-pasar lainnya yang ada di Pontianak. “Bersama Dispora dengan 150 anak pramuka,  personil kelompok pedagang dan asosiasi turun, pemuda yang mendukung ini seluruh Kalbar,” kata Haryadi.

Anggita, anggota pramuka dari SMA Mujahidin mengaku senang bisa membantu membersihkan pasar. Di mengaku baru kali pertama melakukannya. “Baru pertama, senang saja bisa bantu, pungut sampah sudah biasa, ndak jijik lagi,” katanya.

Anggota pramuka lainnya, Riqzi, mengaku semula kaget saat pertama kali melihat kondisi pasar. Namun, dia mengaku senang bisa kerja bhakti bersama membersihkan pasar. “Kaget rasanya, malu sih tidak, sudah biasa,” ucapnya.

Kerja bakti yang melibatkan pedagang dan anak-anak dari pramuka ini sangat dihargai oleh Indah, pedagang pasar Flamboyan. Menurut dia, petugas yang saat ini ada sudah membersihkan, tapi karena area pasar yang luas, jadi tidak bisa bersih semuanya. “Bagus lah, untuk kenyamanan bersama antara pembeli dan pedagang,” ujarnya. (gus)

Berita Terkait