Lewandowski "Pahlawan", Polandia Pulang dengan Tegar

Lewandowski "Pahlawan", Polandia Pulang dengan Tegar

  Jumat, 1 July 2016 10:11

Berita Terkait

PELATIH Polandia, Adam Nawalka, mengacungi jempol permainan yang ditampilkan anak asuhnya selama Euro 2016. Usai dikandaskan melalui adu penalti oleh Portugal, Polandia tetap semangat menatap masa depan.

Pada laga ini, Robert Lewandowski cs memang bisa dibilang tak beruntung. Unggul lebih dahulu lewat gol Lewandowski, mereka kemudian disamakan oleh Renato Sanches yang membuat laga dipaksa adu penalti.

Akan tetapi, pada babak adu jotos ini, Polandia gagal ketika Jakub Blaszczykowski gagal menjadi algojo. Hasil ini sendiri tak telalu buruk untuk Polandia.

"Ini jelas momen paling sulit bagi kami. Pemain bermain baik sepanjang turnamen. kami tak kalah pada pertandingan di Euro. Kami tersingkir melalui adu penalti," ungkap Nawalka dikutip laman resmi UEFA.

Imbuhnya,  "Kami pulang dengan tegar, dan optimistis menatap masa depan. Kami akan segera melakukan evaluasi dari kekalahan menyakitkan ini."

Perkembangan Polandia, kata Nawalka, sangat positif. Menurutnya, tak ada yang mengira, Polandia bisa lolos sampai babak 8-besar.

"Kami telah berkembang. Turnamen ini bisa menjadi buktinya. Kami sangat baik. Kami selalu berusaha untuk meningkatkan permainan dan akan menjadi modal demi masa depan," kata dia.

"Semangat tim adalah kekuatan pendorong kami di sini. Kami harus berpikir tentang apa yang kami raih di sini dan terus bergerak maju. Tidak perlu bersedih terlalu lama. Saya yakin pada saatnya nanti, kami akan melihat ini dengan lebih optimistis," sambung dia.

Pelatih Polandia, Adam Nawalka, yakin, Robert Lewandowski, bakal memimpin negaranya pada masa depan. Kehadian penyerang Bayern Muenchen itu memang sangat berpengaruh terutama di ruang ganti.

Pada laga ini, sejatinya Lewandowski sukses mencetak gol perdana di Euro 2016. Namun sayang, golnya itu tak mampu membawa tim berjuluk Bialo-czerwoni in menang.

"Lewandowski masih dan akan selalu menjadi pemain besar bagi tim ini. Dia kapten, dia memotivasi pemain di lapangan maupun di luar lapangan," ungkap Nawalka dikutip laman resmi UEFA.

Maka itu, Nawalka yakin, penyerang 27 tahun tersebut bakal memimpin Polandia di masa depan. Tentu, hal ini juga baik untuk karier Lewandowski sendiri dengan diberi kepercayaan besar tersebut.

"Perilakunya sangat istimewa. Saya sangat senang dengan cara dia di lapangan. Saya ingin berterima kasih kepadanya dan seluruh pemain dengan ambisi besar mereka," papar dia.

Tak lupa, Nawalka menghaturkan permintaan maaf teramat besar kepada para suporter yang jauh-jauh datang ke Prancis. Dia juga berterima kasih kepada fans atas dukungannya selama di Euro 2016.

"Dukungan fans adalah motivasi kami untuk bermain lebih dan lebih baik lagi. Kami merasakan dukungan mereka. Kami terima kasih kepada mereka," sebut dia.

"Mudah-mudahan, turnamen ini bisa membuktikan awal dari sebuah era yang indah untuk sepak bola Polandia. Kami tahu bahwa lawan kami akan bermain berbeda melawan kami sekarang. Kami siap memainkan peran berbeda di sepak bola internasional," pungkas Nawalka. (ies/JPG)

Liputan Khusus: 

Berita Terkait