Lebaran Rumah Sakit Tetap Siaga

Lebaran Rumah Sakit Tetap Siaga

  Kamis, 30 June 2016 09:30
PELAYANAN KESEHATAN: IGD RSUD Ade Moch Djoen Sintang selama lebaran tetap akan siaga. SUTAMI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINTANG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ade Moch Djoen  Sintang memastikan kalau selama lebaran tetap siaga memberikan pelayanan kesehatan. Tenaga medis  maupun ketersediaan obat juga dipastikan aman. 

“Selama libur lebaran pelayanan kesehatan tetap berjalan normal. Pelayanan diberikan 24 jam. Tidak ada hal spesial disiapkan. Karena dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD)tetap disiagakan. Justru selama lebaran meminta bantuan satu tambahan dokter,” kata Direktur RSUD Ade Moch Djoen Sintang Rosa Trifina, Rabu (30/6).

Karena itu, menurut Rosa, rujukan tetap diterima. Rumah sakit sepenuhnya tetap memberikan pelayanan. Kecuali untuk poli spesialis. Namun dokter spesialis sebagian tetap berada di Sintang.

“Dokter asisten dan dokter jaga tetap siaga. Maka tak ada yang perlu dikhawatirkan,” kata Rosa.

Rumah sakit juga sudah menyiapkan stok obat guna pelayanan selama libur lebaran. Sehingga pasien saat berobat  tidak perlu khawatir akan ketersediaan obat. “Untuk Ketersedian obat dipastikan aman.  Penunjang oksigen juga sudah diantisipasi  supaya tidak ada kekurangan,” kata Rosa.  

Hanya saja, menurut Rosa, pada kasus-kasus tertentu, biasa terjadi kekurangan obat atau stok kosong. Dimana buat pembelian obat rumah sakit mesti mengacu ketentuan. Pembelian  melalui e-katalog. “Biasa permintaan tidak sepenuhnya terpenuhi,” kata Rosa.

Kendati demikian Rosa memastikan tidak akan membebani pasien, terutama pasien Badan Pelayanan Jaminan Kesehatan (BPJS). “Kekurangan obat sedapat mungkin akan selalu kita atasi,” kata Rosa.

Terpisah, Kepala  BPJS Cabang Sintang Irfan Qadarusman selama libur lebaran peserta BPJS tetap bisa berobat. “Kita sudah koordinasi dengan sejumlah Pusat Kesehatan (Puskesmas) di lima kabupaten di timur Kalbar,” katanya.

Menurut peserta BPJS, untuk berobat bisa datang ke klinik yang bekerjasama dengan BPJS. Fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik uang lagi. (stm)

Berita Terkait