Layani Wajib Pajak, Dispenda Buka Stan

Layani Wajib Pajak, Dispenda Buka Stan

  Sabtu, 15 Oktober 2016 09:44

Berita Terkait

SUKADANA – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Kalbar pada perhelatan Sail Selat Karimata ini, turut memberika pelayanan pembayaran pajak pada stan yang mereka dirikan di kawasan Pantai Pulau Datok, Sukadana. Pelayanan tersebut mereka berikan sebagai salah satu bentuk dukungan untuk menyukseskan Sail Selat Karimata 2016.

“Dengan adanya kegiata Sail Selat Karimata 2016 di Kabupaten Kayong Utara ini, kita membuka stan pameran Dinas Pendapatan Provinasi Kalimantan Barat, untuk berpartisipasi berupa stan pelayanaan pembayaran pajak,” kata kepala Bidang (Kabid) Pajak Dispenda Provinsi Kalbar, Pitter Bonis, saat ditemui di Pantai Pulau Datok, Sukadana. Bahkan, dia menambahkan bahwa mereka tak hanya melayani masyarakat Kayong Utara saja, tapi juga masyarakat se-Kalbar yang hadir di perhelatan akbar di Kayong Utara tersebut. Ditegaskan dia bahwa siapapun warga Kalbar, dapat membayar pajak di stan pembayaran pajak yang mereka dirikan.

“Selain itu, kita juga akan memberikan hadiah dengan memberikan kupon kepada masyarakat yang membayar pajak. Jika beruntung maka hadiah tersebut akan menjadi miliknya,” ungkap dia. Hadiah-hadiah menarik yang dimaksud dia seperti televisi, kulkas, dan lain-lain. Hal tersebut, menurut dia, merupakan bagian dari daya tarik. “Pembayaran pajak dapat dilakukan mulai hari ini (kemarin, Red) sampai tanggal 16 Oktober. Dibuka dari pagi, siang, dan malam,” kata Pitter.

Diakui dia, sejauh ini untuk tingkat kesadaran masyarakat dalam membayar pajak masih minim. Hal tersebut dibuktikan mereka pada saat melakukan razia, di mana ternyata angka pembayaran masih rendah. Padahal, diingatkan dia bahwa pembayaran pajak tersebut semata-mata untuk pembangunan di Kalbar. Untuk itu, pada momen even ini, dia berharap dapat menjadi salah satu bukti dalam pembangunan tersebut. “Terutama untuk Kayong Utara ini, luar biasanya dampaknya. Kami merasakan dampaknya. Mungkin dulu orang hanya tahu namanya. Dan untuk saat ini pembanguan sudah luar biasa. Hal tersebut tentunya tidak lepas dari pajak, untuk dapat dibangun dan mempromosikan pariwisatanya,” kata.

Selain itu, dia berharap melalui even akbar ini, pariwisata di Kalbar dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas, bahkan mancanegara. Dia juga menambahkan bagaimana dari Kementerian begitu memberikan kepercayaan kepada pihaknya. Hal tersebut, menurut dia, tentu tidak terlepas dari pemandangan dan potensi wisata yang memang harus dikembangkan, salah satunya seperti Kabupaten Kayong Utara ini.

“Dengan adanya pariwisata seperti ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Salah satu contoh, kami menginap di rumah warga (homestay), di rumah penduduk manfaatnya begitu besar. Tentunya dengan tarif yang telah ditetukan. Itu baru penginapan saja. Belum lagi makannya, belum lagi belanjanya. Untuk itu pada even ini (Sail Selat Karimata, Red) kita sangat mendukung penuh menyukseskan kegiatan tersebut,” sambungnya.

Dirinya menjelelaskan, selain membuka stan pajak, mereka juga menggulirkan pengampunan pajak yang diberikan oleh Gubernur Kalbar. Pengampunan pajak tersebut, dijelaskan dia, melalui Surat Keputusan Nomor 544 Tahun 2016 tentang Bulan Bebas Denda Pajak, dan Bebas Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor. “Itu semua kita mulai 18 Juli sampai 31 Desember. Jadi masyarakat yang belum membayar pajak terlambat dan lain-lain, dendanya dibebaskan. Kemudian mau balik nama, misalanya pelat (kendaraan nomor) Jakarta atau luar mau dipidahkan ke Kalimantan Barat sampai 31 Desember, kita bebaskan biaya,” sambungnya.

Mengenai hal ini, pihaknya terus melakukan penjemputan bola kepada masyarakat, untuk melakukan pembayaran pajak. Hal tersebut tentunya dimaksudkan dia, demi menigkatkan pendapatan daerah. “Penjemputan bola akan kita lakukan,” singkatnya. (dan)   

Berita Terkait