Latih Kader Kesehatan POPM di Kecamatan Teluk Pekedai

Latih Kader Kesehatan POPM di Kecamatan Teluk Pekedai

  Selasa, 8 December 2015 09:20
PELATIHAN: Camat Teluk Pakedai, Rasudi (dua dari kiri) berfoto bersama perwakilan Dinas Kesehatan Kubu Raya dan peserta Pelatihan Kader Kesehatan POPM di Teluk Pakedai. Istimewa

Berita Terkait

 
 
KUBU RAYA – Ratusan warga di Kecamatan Teluk Pakedai, sejak Senin pagi (7/12) tampak antusias mengikuti pelatihan Kader Kesehatan Pelaksanaan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filaria  yang dipusatkan di gedung serba guna Kecamatan Teluk Pakedai. Pelatihan kader yang digelar Dinas Kesehatan Kubu Raya yang bekerjasama dengan PT. Pertamina Persero dan Pt. Kaesang Pamulang Negara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penyakit filarial sekaligus merangkul masyarakat untuk bersama-sama mengatasi kasus filarial  yang hingga sekarang masih terjadi di Kecamatan Teluk Pekedai.

 
Kepala Puskesmas Teluk Pakedai, Muhammad Naim mengatakan saat ini kasus filaria masih tergolong cukup rentan terjadi di Kecamatan Teluk Pakedai. Dia menceritakan setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan jumlah warga yang terindikasi terkena filaria menunjukkan peningkatan. “Belum lama ini ada pemeriksaan dan penyuluhan tentang kasus penyakit kaki gajah di Teluk Pakedai. Kala itu jumlah penderita yang gajah yang terdeteksi sekitar 3 kasus, namun setelah tenaga kesehatan kami kembali melakukan penyuluhan dan pemeriksaan langsung dari rumah-kerumah,  kalau tidak jumlah warga yang terindikasi terkena kaki gajah bertambah menjadi sekitar 5 orang,” papar Muhammad Naim, kepada Pontianak Post.
Adanya pelatihan kader kesehatan POPM filaria diharapkan mampu menekan bahkan mengatasi persoalan penyalit filaria d Kubu Raya, khususnya di Kecamatan Teluk Pekedai. Muhammad Naim menilai hingga saat ini memang masih banyak masyarakat setempat yang terkesan tidak peduli dengan kasus filaria. “Biasanya masih banyak warga yang berobat saat sudah benar-benar merasakan sakit yang cukup parah. Padahal idealnya jika diperiksakan atau dikonsultasikan sejak dini maka kasus tersebut bisa segera diatasi,” paparnya.
Dia berharap dengan semakin banyaknya masyarakat yang mengatahui dan memahami mengenai penyakit filaria atau kaki gajah, maka secara tak langsung bisa melakukan berbagai antisipasi sejak dini untuk menghindari dan menanggulangi penyakit tersebut. Secara terpisah, Camat Teluk Pakedai, Rasudi juga mengapresiasi adanya perhatian Dinas Kesehatan Kubu Raya yang bekerjasama dengan PT. Pertamina Persero dan Pt. Kaesang Pamulang Negara yang menggelar pelatihan kader kesehatan POPM filaria di kecamatan yang dimpimpinnya itu.

“Saya berharap kedepan kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan. Tidak hanya sekedar melatih kader kesehatan. Saya juga berharap kepada tenaga ksehatan yang ada di kecamatan untuk secara berkelanjutan memantau perkembangan dan terus memberikan penyuluhan dan pemahaman bagi masyarakat, sehingga kedepan warga kian sadar untuk mengantisipasi sejak dini dalam menghindari kasus kaki gajah atau filaria,” pungkasnya. (ash)

 

Berita Terkait