Latih Kader Kesehatan POPM di Kecamatan Kubu

Latih Kader Kesehatan POPM di Kecamatan Kubu

  Jumat, 11 December 2015 08:45
LATIH: Camat Kubu, Rustam Efendi didampingi perwakilan Dinas Kesehatan Kubu Raya dan sejumlah pihak terkait lainnya berfoto bersama dengan peserta kader kesehatan POPM filarial. Ashri isnaini/pontianak post

Berita Terkait

KUBU RAYA – Tidak jauh berbeda dengan beberapa kecamatan sebelumnya, ratusan masyarakat di Kecamatan Kubu tampak antusias mengikuti pelatihan kader kesehatan Pelaksanaan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filaria atau kaki gajah.

 
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Kubu itu diselenggarakan Dinas Kesehatan Kubu Raya bekerjasama dengan PT. Pertamina Persero dan PT. Karakter Indonesia Mulia.Camat Kubu, Rustam Efendi mengaku sangat menyambut baik pelatihan kader kesehatan tersebut. “Pelatihan kader kesehatan POPM filaria ini sangat penting, karena secara tak langsung menjadi salah satu wadah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengantisipasi dan menanggulangi kasus filaria di Kecamatan Kubu,”kata Rustam Efendi.

Menurut informasi yang didapatkan di Puskesmas Kecamatan Kubu, kata Rustam Efendi sepanjang tahun 2015 ini terdapat sekitar 10 warga Kubu yang terindikasi terkena penyakit filaria. “Jika dibandingkan dengan kecamatan lain, saya kira jumlah warga yang terkena filaria di Kecamatan Kubu ini cukup tinggi, makanya saya berharap pelatihan termasuk penyuluhan seperti ini bisa terus digelar secara berkesinambungan,” ungkapnya.

Rustam Efendi berharap kedepan tidak sekedar memberikan penyuluhan mengenai penyakit filaria, namun jenis penyakit lain yang dinilai perlu diantisipasi sejak awal juga perlu disosialisasikan kepada masyarakat luas terutama di Kecamatan Kubu. Sementara itu Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Kubu Raya, Teguh Sembiring mengatakan upaya pengentasan persoalan kasus filaria yang masih terjadi di Kubu Raya saat ini masih menjadi salah satu prioritas Dinas Kesehatan Kubu Raya. “Untuk mengatasi persoalan ini kami membutuhkan peran serta  yang solid dari semua instansi terkait terutama masyarakat di Kubu Raya,” kata Teguh Sembiring.

Teguh menilai keberhasilan gerakan POPM filaria ini akan berhasil dengan kontribusi para kader kesehatan dalam menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam POPM filaria. Kader juga diharapkan bisa menjadi fasilitator utama penggerakan masyarakat dalam bulan eliminasi kaki gajah di Kubu Raya adalah kader kesehatan yang memahami apa itu penyakit kaki gajah dan cara pencegahannya secara menyeluruh.

“Dengan demikian kader kesehatan dapat memberikan penyuluhan pada masyarakat di sekililingnya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit kaki gajah secara menyeluruh dan membangun kesadaran masyarakat sehingga tergerak mengikuti POPM filaria dan pada akhirnya diharapkan berdampak pada terbebasnya Kubu Raya dari endemik kaki gajah,” pungkasnya. (ash)

 

Berita Terkait