Lantai Masjid Retak

Lantai Masjid Retak

  Sabtu, 12 March 2016 10:14
RETAK: Masjid Jami' Al Irham di Dusun Rantau Barat, Kecamatan Sambas yang retak akibat abrasi. OZY/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

LANTARAN pondasi Masjid Jami' Al Irham di Dusun Rantau Barat Desa Rantau Panjang Kecamatan Sambas pada Selasa (8/3) sekitar pukul 13.00 WIB turun. Akibatnya, lantai serta dinding tempat ibadah tersebut mengalami keretakan.
Mendengar kabar ini, Pemerintah Kabupaten Sambas melalui jajarannya, yakni Bakesra dan Dinas PU langsung meninjau lokasi. Dan segera akan melakukan perbaikan atas kondisi tersebut.

“Memang tidak tampak ada kerusakan serius. Tapi kalau diamati, lantai dan dinding masjid akan terlihat retak. Ini akibat terjadinya penurunan pondasi bangunan,” kata Pengurus Masjid Jami’ Al Irham, Mardani (50), Jumat (11/3).
Menurutnya, turunnya pondasi bangunan masjid. Dikarenakan berau atau penahan timbunan tanah tak mampu menahan. Di sisi lain, factor abrasi memungkinkan kerusakan tersebut dipercepat.

“Lokasi masjid kan memang di tepi sungai. Sehingga harus ada penahan timbunan tanah yakni berau. Tapi saat ini sudah tak mampu sehingga pondasinya turun,” katanya.

Kabar kerusakan masjid yang digunakan beribadah warga Dusun Rantau Barat Desa Rantau Panjang ini pun langsung direspon Pemkab Sambas. Hal tersebut dibuktikan dengan datangnya instansi terkait ke lokasi. 

“Alhamdulillah, Pemkab melalui Bakesra dan PU pada Jumat (11/3) pagi memantau masjid yang berukuran 196 meter persegi tersebut. Bahkan akan segera dibantu untuk menindaklanjuti kerusakan yang ada,” kata pria yang akrab di sapa pak Umar ini.

Dalam kesempatan ini, pihaknya memberikan apresiasi kepada pemkab yang cepat tanggap melihat kondisi tersebut. 

“Semoga dengan bantuan yang segera diberikan, bisa memperbaiki masjid agar warga bisa lebih khidmat beribadah, karena kondisi yang ada sekarang mengkhawatirkan,” katanya. (fah)

Berita Terkait