Lampu Jalan Mati, Laporkan!

Lampu Jalan Mati, Laporkan!

  Sabtu, 26 March 2016 10:03
JEMBATAN PAWAN II: Pemandangan Jembatan Pawan II saat senja. Jembatan di Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan tersebut, beberapa waktu lalu sempat terjadi gangguan penerangan buat para penyeberang. PANORAMIO

Berita Terkait

KETAPANG – Kepala Bidang Perhubungan Darat dan Udara Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Ketapang, Husnan, mengimbau kepada seluruh masyarakat segera melapor, jika mengetahui ada lampu jalan atau lampu yang jembatan mati. Dia berjanji, setelah menerima laporan, mereka akan segera melakukan perbaikan.

"Kita minta kerja sama masyarakat, jika ada lampu jalan mati, silakan lapor kepada kami. Karena kami khawatir hal tersebut luput dari pengawasan kami," pintanya, kemarin (25/3)  di Ketapang.

Ia tak memungkiri, wilayah Ketapang yang cukup luas menyulitkan mereka untuk mengawasi seluruh wilayah, khususnya lampu penerangan jalan. Terlebih, diakui dia jika mereka kekurangan petugas dalam hal pengawasan dan perawatan untuk lampu jalan ini. "Hanya tiga orang. Jadi kalau masyarakat tahu ada lampu itu mati, segera lapor ke kami. Kami siapkan buku khusus untuk pengaduan," imbaunya.

Ia mencontohkan salah satunya aduan masyarakat terkait matinya lampu penerangan Jembatan Pawan II yang terletak di Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan. Beberapa waktu lalu, dia mengungkapkan bagaimana jembatan di sana gelap gulita pada malam hari, karena lampunya mati. "Seperti lampu di Jembatan Pawan II itu mati di luar pantauan kita," akunya.

Husnan menegaskan, jika ada laporan dari masyarakat, mereka tentu akan mengusahkan untuk segera menindaklanjutinya. "Tapi kan Ketapang ini luas, jadi kadang harus antri dulu. Kalau laporan banyak tentu yang mana bisa didahulukan. Hanya semau pasti kita usahakan segera diperbaiki," paparnya.

Terkait matinya lampu penerangan di Jembatan Pawan II, dijelaskan dia lebih disebabkan karena ada yang mematikan kontaknya, bukan konsleting atau kendala lain. "Kita cek ternyata kondisinya bagus, hanya ada yang mematikannya, entah siapa kita tak tahu? Jadi, sekarang sudah kita nyalakan," ujarnya.

Sementara itu, kepala Kelurahan (Lurah) Sukaharja, Boharuddin, mengapresiasi cepatnya respons Dishubkominfo, terkait laporan warga tentang lampu jembatan yang mati. "Sekarang sudah menyala. Kita tentu senang dan mengapresiasi cepatnya dinas terkait menangganinya, sehingga menyala lagi," katanya.

Ia menjelaskan, banyak dampak positif jika jembatan kondisinya terang. Jika gelap, dikhawatirkan dia akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Terlebih, diakui dia, di jembatan tersebut kerap kali dijadikan tempat anak-anak muda nongkrong. "Kalau kondisinya gelap yang paling kita khawatirkan adalah tabrakan. Karena di jembatan itu sering anak-anak muda nongkrong. Tapi kalau terangkan tentu bisa dilihat," jelasnya.

Ia berharap, ke depan fasilitas tempat vital seperti lampu penerangan di Jembatan Pawan II selalu dalam kondisi normal. "Jadi kita harap begini, fasilitas di tempat-tempat vital begitu harus bagus. Karena itu untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakat banyak," harapnya. (afi)

Berita Terkait