Lampion Raksasa

Lampion Raksasa

  Rabu, 3 February 2016 09:12
SULAP KRIDASANA: Kurang dari sepekan lagi Festival Imlek dan Cap Go Meh 2567 di kota Singkawang akan dipusatkan stadion Kridasana. Lampion berdiameter 8 m sedang dikerjakan plus replika Dewa Kera sakti Sun Go Kong. FOTO-FOTO: Fahrozy/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SINGKAWANG- Selain replika Sun Go Kong, akan ada lampion raksasa berukuran 8 x 8 meter di Stadion Kridasana yang disiapkan Panitia Cap Go Meh 2016 Kota Singkawang. Saat ini, Selasa (2/2), para pekerja sedang membuat rangka dan diharapkan bisa diselesaikan sebelum pembukaan Festival CGM pada Senin (8/2).

Panitia CGM Koordinator Lapangan Stadion Kridasana, Apin Sudirman mengatakan ada sekitar sepuluh pekerja yang menangani pembuatan lampion raksasa yang tingginya sekitar 2 hingga 2,5 meter dan ukuran 8 x 8 Meter.“Sekarang ini sedang memasang rangka yang kesemuanya dari bahan besi. Setelah itu akan dipasang kain merah untuk membentuk sebuah lampion. Kain yang disiapkan berukuran 250  meter,” kata Apin Sudirman, Selasa (2/2) ditemui di Stadion Kridasana.

Setelah membentuk seperti lampion. Nantinya akan dipasang lampu di tengah-tengahnya dengan kapasitas 100 Watt. Kemudian dibantu dua lampu tembak untuk menambah pencahayaannya.“Lampion raksasa ini nanti bisa juga bergerak atau berayun ayun,” katanya.Dikatakan Apin, pembuatan lampion raksasa merupakan ide dari panitia untuk menambah suasana menarik jika datang ke Stadion Kridasana sebagai pusat seni dan budaya selama perayaan Imlek dan CGM 2016.

“Kita berusaha menampilkan sesuatu yang menarik, agar pengunjung nantinya puas jika berkunjung ke Singkawang,” katanya. Saat ini, pihaknya terus mengerjakan persiapan di area Kridasana. Sehingga pada hari H, semua fasilitas yang ada bisa siap dan memberikan sajian menarik kepada masyarakat sebagai pengunjung. Sekretaris Panitia Cap Go Meh Singkawang, Sumberanto Tjitra mengatakan beberapa persiapan telah dilakukan panitia, selain dalam upaya memberikan kepuasan kepada para pengunjung nantinya. Diantaranya memang disiapkan dalam rangka mengejar Museum Rekor Indonesia (MURI), seperti halnya pembuatan lampion raksasa.

“Panitia juga menyiapkan dalam aneka sajian yang ada saat perayaan Imlek dan Festival Cap Go Meh 2016 untuk bisa mendapatkan rekor MURI. Kita juga sedang berkoordinasi, terkait apa-apa saja yang akan disiapkan agar penilaian tersebut bisa diraih,” kata Sumberanto Tjitra.Ditambahkan Sumberanto, penataan di Kridasana yang dilakukan. Diharapkan bisa memberikan kejutan kepada masyarakat terutama yang datang dari luar kota ini. Sehingga ada beberapa perbedaan yang dilakukan dibandingkan perayaan tahun sebelumnya.Agar apa yang dilakukannya, bisa dinikmati seluruh masyarakat dan wisatawan. Lantaran perayaan Imlek dan Cap Go Meh merupakan ajang untuk mempersatukan seluruh etnis dan budaya yang ada di Singkawang.(fah)

Berita Terkait