Lampion 20 Februari Tatung 22 Februari

Lampion 20 Februari Tatung 22 Februari

  Jumat, 12 February 2016 08:25
LAMPION: Mengarak lampion di Sei Pinyuh tahun lalu. WAHYU IZMIR/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SINGKAWANG- Rencana pengamanan pelaksanaan pawai lampion pada 20 Februari, kemudian pawai tatung pada 22 Februari mendatang. Telah dipersiapkan jajaran Polres Singkawang, diantaranya rekayasa pengalihan arus lalu lintas pada saat dua kegiatan tersebut berlangsung.

“Penutupan jalan, kemudian rekayasa untuk pengalihan arus lalu lintas, sudah dipersiapkan jajaran Satlantas, yang sebelumnya telah berkoordinasi dengan panitia Cap Go Meh dan pihak terkait lainnya,” kata Kapolres Singkawang, AKBP Agus Triatmaja SH SIK, Kamis (11/2).Menurutnya, koordinasi baik itu dengan panitia Cap Go Meh (CGM) 2016 dan pihak terkait lainnya, beberapa kali telah dilaksanakan. Pada Kamis (11/2), merupakan koordinasi terakhir. “Pada Kamis, juga dilaksanakan pertemuan terkait pengamanan kegiatan pawai dalam perayaan Imlek dan Cap Go Meh,” katanya.

Rencana rekayasa arus lalu lintas yang akan dilakukan. Nanti akan disosialisasikan kepada masyarakat. “Kita juga telah menghubungi Telkomsel, untuk bisa membantu mensosialisasikan rekayasa arus yang akan dilakukan, nantinya pihak provider bisa menyebarkan pesan singkat (SMS) berantai mengenai jalan yang akan ditutup dalam dua kegiatan pawai tersebut,” katanya.Kapolres juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada. Jika meninggalkan rumah untuk menyaksikan pawai yang akan dilaksanakan. Diantaranya periksa peralatan yang menggunakan listrik untuk mencabutnya, memastikan kompor sudah mati, hal ini guna mencegah terjadinya kebakaran tempat tinggal.

“Pastikan rumah sudah dalam keadaan terkunci. Kalau mau mengendarai kendaraan bermotor jangan lupa kelengkapan kendaraan, dan waspada dompet ataupun barang berharga yang dibawa disaat menonton pawai, ini sebagai antisipasi adanya tindakan kejahatan,” katanya.Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Singkawang, Syech Bandar mengatakan sebanyak 600 undangan telah dibagikan untuk tamu VIP. Mulai dari kementerian, Kapolri, Panglima TNI, Anggota DPR RI, DPD, 10 kedutaan besar negara asing, serta lainnya.

“Kalau undangan yang telah disebarkan sebanyak 600. Jumlah ini sesuai dengan kapasitas tempat duduk VIP. Diantaranya telah ada yang konfirmasi tapi yang lain belum sampai dengan Kamis (11/2),” kata Bandar, ditemui di Rumah Dinasnya. Pihaknya pun masih terus menjalin komunikasi kepada pihak-pihak terkait lainnya mengenai kepastian

kedatangan ke Singkawang.

Dirinya berharap, undangan-undangan  yang telah disebarkan, terutama dari Kementerian. Bisa hadir di Singkawang menyaksikan pawai tatung. “Di Indonesia, Singkawang untuk kemeriahan pelaksanaan Imlek maupun CGM masuk dalam lima besar, selain Palembang, Medan, Riau dan Solo,” katanya.Sehingga, karena masuk lima besar, para tatung yang akan tampil dalam Pawai tatung, memberikan penampilan sebaik-baiknya. “Mulai dari busana yang dikenakan, tandunya, dan hal lain harus bisa memberikan daya tarik,” katanya.(fah)

Berita Terkait