Lagi, Remaja Ngelem

Lagi, Remaja Ngelem

  Sabtu, 28 November 2015 08:30
PENDATAAN: Tiga remaja saat dilakukan pendataan oleh anggota Polisi saat tertangkap tangan sedang asik negem di Taman, Sukadana. DANANG PRASETYO/ Pontianak Post

Berita Terkait

SUKADANA- Tiga remaja He(16) Mi (22) Hr (16) digelandang ke Markas Kepolsian Sektor (Mapolsek) Sukadana karena tertangkap tangan sedang asik menikmati aroma lem di Taman Sukadana, Rabu(25/11) malam. Satu dari tiga remaja tersebut bersatus pelajar.“Saya tadinya hanya mau keluar saja, untuk jalan-jalan. Entah kenapa saat saya bertemu ke dua rekan di Taman timbul niat  untuk ngelem. Kami patungan membeli lem tersebut seharga sembilan ribu,” kata Hr, yang masih bersatus pelajar kepada wartawan, Jumat(27/11).

Ia mengakui, untuk ngelem sering dilakukan bersama rekan-rekannya. Menurut Hr, saat ngelem dia merasa asyik ketika aroma tersebut mulai beraksi. Dia menjadi berhalusinasi.“Sudah lebih dari dua kali saya ngelem bersama kawan-kawan di Desa, dan saya pun ketagihan. Padahal awalnya mencoba-coba,” ujar remaja yang tinggal di Desa Sedahan Jaya, Sukadana, Kayong Utara.

Dengan tertangkapnya oleh anggota Polisan, yang akan mengikuti pembinaan selama di Polsek Sukadana, ia berjanji tidak akan mengulangi lagi hal tersebut. Karena menurut dia, jika diteruskan maka, masa depannya akan menjadi suram. “Saya berjanji pada diri sendiri, tidak akan lagi untuk ngelam,”katanya.Sementara itu, Kapolsek Sukadana, Iptu Hoerrudin membenarkan, untuk saat ini sedang ada pembinaan seperti biasa dilakukan, kepada tiga anak remaja terkait kenakalan remaja, salah satunya yaitu ngelem. Seperti yang telah dilakukan oleh ke tiga remaja yang kedapatan dilakukan di Taman Rabu(25/11) malam.

“Untuk ketiganya, kita akan lakukan pembinaan. Seperti mengaji, salat, dan memberikan pengarahan terhadap agar mereka tidak mengulangi lagi. Dan untuk ke tiga remaja, karena juga ada masih ada yang sekolah, dan yang berkerja, pada pagi harinya mereka kita izinkan untuk beraktivitas, setelah itu mereka harus kembali mengikuti pembinaan,” ujar Kapolsek Sukadana, Iptu Hoerrudin, Jumat (27/11).

Kapolsek mengimbau kepada kedua orang tua, agar dapat melakukan pengawasan yang lebih terhadap anak-anaknya di luar rumah. Dari awalnya hanya mencoba-coba, akhirnya ketagihan dan beralih ke narkotika.“Khusunya para orangtua di Sukadana dapat lebih aktif lagi dalam memantau kegiatan anaknya saat diluar rumah. Dan diharapkan pula, selain para orangtua, saat diluar jam sekolah, peran serta terhadap masyarakat sekitar dapat lebih ditingkatkan. Jika ada hal yang mencurigakan dapat segera melaporkan ke pihak yang berwajib,” imbau Kapolsek.“Mengenai kenakalan remaja ini, marilah kita bersama-sama, tentunya terdiri dari berbagai pihak dapat lebih peduli  untuk para generasi muda kita. Supaya terselamatkan dari prilaku meyimpang,” imbuhnya. (dan)

 

Berita Terkait