Lagi, Balon Perseorangan Muncul

Lagi, Balon Perseorangan Muncul

  Kamis, 30 November 2017 10:00
PENYERAHAN DUKUNGAN: Bakal calon (Balon) pasangan perseorangan Ashadi Yusuf dan Abdul Rahman (Ashar), menyerahkan 8.388 fotokopi e-KTP ke KPU sebagai bukti dukungan buat mereka, kemarin (29/11). DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Ashadi Yusuf-Abdul Rahman

SUKADANA – Ketua KPU Kabupaten Kayong Utara Deddy Effendi mengatakan jika di hari kedua ini mereka kembali menerima syarat  dukungan jalur perseorangan. Jika sehari sebelumnya adalah pasangan Masdar-Zulkaslim Pebrata Tamura, maka kemarin (28/11) yang menyerahkan dukungan untuk maju sebagai kontestan adalah pasangan Ashadi Yusuf-Abdul Rahman (Ashar). Pasangan tersebut menyerahkan 8.388 fotokopian e-KTP sebagai syarat dukungan tersebut ke KPU di Sekretariat KPU setempat, ketika itu.

“Iya, kami baru saja menerima syarat dukungan dalam bentuk fotokopi e-KTP dari pasangan  Ashadi Yusuf dan Abdul Rahman di Kantor KPU ini,” terangnya.

Sementara itu, Balon Bupati Ashadi Yusuf didampingi Balon Wakil Bupati Abdul Rahman di sela-sela pengecekan dukungan, memastikan jika mereka telah menyerahkan syarat dukungan ke Sekretariat KPU. Dengan dapat ikut serta pada Pilkada tahun 2018 nanti, dia berharap bersama pasangannya dapat lebih memberikan manfaat kepada masayarat. Dia mengakui ada sedikit kendala dalam pengumpulan dukungan e-KTP tersebut. “Melalui perjuangan tim, akhirnya berhasil terkumpul 8.388 dukungan dari minimal 7.545 dukungan yang disyaratkan KPU KKU (Kayong Utara). Proses pengumpulan sekitar satu tahun kerja,” jelasnya.

Dia menjelaskan jika moyangnya berasal dari Sungai Belit, Desa Sejahtera, Kecamatan Sukadana, sementara ibunya dari Desa Sedahan, Kecamatan Sukadana. Akan tetapi dirinya saat ini berdomisili di Kubu Raya lantaran tuntutan berdinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya. “Batasan putra daerah harus lahir di sini (Kayong Utara, Red)? Menurut saya tidak. Paling penting kami berdua punya niat baik dan menawarkan konsep, bagaimana Kayong Utara dapat menyelesaikan masalah-masalahnya?” terang Ashadi.

Sedangkan Abdul Rahman yang akan mendampingi Ashadi, memaparkan kalau dirinya merupakan bagian pejuang pemekaran Kayong Utara dari kabupaten induk, Ketapang. Penciptaan sumber daya manusia (SDM) di Kayong Utara, diakui dia, sudah lebih baik. “Tentu sebagai mantan Ketua Pansus DPRD KKU, bidang pendidikan dan kesehatan gratis, SDM berkualitas harus kita terus kembangkan. Sedangkan sumber daya alam (SDA) yang melimpah di daerah kita belum kita garap. Ke depan SDA yang melimpah ini dikelola oleh SMD yang sudah ada,” mantan anggota DPRD daerah pemilihan Pulau Maya dan Kepulauan Karimata tersebut.

Kaitan dengan pengelolaab SDA yang melimpah ini, Rahman memilih berpasangan dengan Ashadi, lantaran pasangannya ini ahli di bidang pembangunan di segala bidang. “Saya sangat tepat mendampingi saudara Ashadi Yusuf karena pendidikan strata satu (S1) teknik arsitektur dan S—2 teknik infrastruktur. Ini kolaborasi yang sangat bijak,” timpal Rahman. (dan)

Berita Terkait