Lada Paloh Siap Bersaing di MEA

Lada Paloh Siap Bersaing di MEA

  Kamis, 31 March 2016 09:29   679

MUNGKIN  belum banyak orang yang mengenalnya, karena selain letaknya yang jauh dari kota-kota besar dan jika kita lihat di peta letaknya tepat di ujung atau sering disebut ekor Pulau Kalimantan yang berbatasan langsung dengan Malaysia itu. Dibalik letaknya yang di ujung negeri itu ada potensi besar yang tersimpan di dalam nya, yaitu perkebunan lada yang mencapai ribuan hektar.

Puluhan bahkan ratusan ton lada setiap tahunnya dihasilkan oleh petani Kecamatan Paloh. Di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yaitu era perdagangan bebas antar negara-negara anggota ASEAN dan telah diberlakukan sejak 1 Januari 2016. Sebelum diberlakukannya MEA banyak orang-orang yang mempertanyakan kesiapan Indonesia untuk bersaing dengan negara-negara anggota ASEAN di era MEA tersebut. 

Menurut saya Lada asal Kecamatan Paloh mampu untuk bersaing di era MEA selain kualitasnya yang lumayan baik jumlah produksinya juga sangat banyak, apalagi banyak saat ini masyarakat yang sebelumnya berprofesi sebagai petani karet atau sawit berbondong-bondong menjadi petani lada sehingga  dua sampai tiga tahun ke depan akan terjadi lonjakan produksi secara besar-besaran.

Selain membawa dampak positif terhadap pendapatan masyarakat hal ini juga dapat membantu untuk Indonesia bersaing di pasar bebas Asia Tenggara tersebut. Terlebih jarak Kecamatan Paloh juga sangat dekat dengan Malaysia, maka masyarakat akan mudah memasarkan nya ke negara tetangga tersebut.

Marino, Mahasiswa Pendidikan Sosiologi FKIP UNTAN asal Kecamatan Paloh