Kutukan Musim Ketiga

Kutukan Musim Ketiga

  Sabtu, 19 December 2015 07:35

Berita Terkait

 LONDON - Jose Mourinho benar-benar tidak bisa lepas dari kutukan musim ketiga. Berkali-kali dia menepis bahwa itu hanya bualan statistik dan media. Tetapi, kenyataannya, performa tim asuhannya acap kali menurun drastis pada musim ketiga.

 Namun, tidak pernah separah musim ini. Chelsea yang musim lalu dibawa Mourinho juara Premier League sekarang berada di papan bawah. Fatwa dari owner Roman Abramovich pun turun; pecat. Itu kali kedua Mourinho dipecat Abramovich.

 Pada periode pertama melatih Chelsea, musim ketiga Mourinho lebih baik ketimbang saat ini. Setelah dua musim awal selalu juara, Chelsea hanya menjadi runner-up di musim ketiga (2006-2007). Begitu kembali buruk pada musim berikutnya, Mourinho dipecat.

 Problem musim ketiga juga dialami Mourinho bersama Real Madrid. Performa raksasa Spanyol itu dinilai tidak sebaik musim pertama dan kedua kala Mourinho melatih. Akibatnya, pada pengujung musim 2012-2013, dia mundur.

“Dia membawa tim ini tiga kali juara Premier League, Piala FA, Community Shield, dan tiga Piala Liga selama dua periode melatih. Itu membuatnya menjadi manajer tersukses klub ini dalam 110 tahun sejarahnya,” kata juru bicara Chelsea sebagaimana dikutip BBC.

“Jose maupun dewan direksi telah memutuskan bahwa hasil tidak begitu bagus musim ini. Kami percaya, keputusan terbaik adalah berpisah. Sekarang klub berfokus untuk mencari pengganti yang tepat,” tambahnya.

Pernyataan itu keluar beberapa saat setelah Mourinho bertemu dengan Chairman Chelsea Bruce Buck dan Direktur Eugene Tenenbaum pada Kamis sore waktu setempat. Pertemuan itu dilangsungkan di Cobham. Berdasar sumber Sky Sports, Chelsea hanya membutuhkan 10 menit untuk memutuskan pemecatan Mou itu.

Karena memutus kontrak yang seharusnya berjalan hingga musim panas 2019 mendatang itu, Chelsea harus siap-siap membayar kompensasi dalam nominal yang besar. Daily Mail menyebutkan, kompensasi lebih dari GBP 40 juta (Rp 832,1 miliar) harus disiapkan Chelsea.

 Namun, angka itu tidak akan sepadan dengan potensi Chelsea yang terancam terdegradasi ke Championship Division pada akhir musim. “Klub akan berfokus bagaimana memaksimalkan skuad yang ada. Hingga pernyataan ini dibuat, belum ada keputusan siapa pelatih penggantinya,” lanjut pernyataan Chelsea.

Pernyataan terakhir itulah yang bisa menjadi pertanyaan besar. Siapa pelatih yang akan menjadi juru selamat Chelsea. Setidaknya menjauhkan John Terry dkk dari jurang degradasi hingga Premier League 2015-2016 ini berakhir pada Mei mendatang.Karena musim belum berakhir, Chelsea tidak akan bisa leluasa mencari pelatih yang punya kualitas sepadan dengan Mou.(int)

Berita Terkait