Kunjungan Duta Besar Amerika Serikat ke Kalbar , Jadi Prioritas Program Amerika Senilai USD55 Juta

Kunjungan Duta Besar Amerika Serikat ke Kalbar , Jadi Prioritas Program Amerika Senilai USD55 Juta

  Rabu, 17 February 2016 08:13
SERAHKAN: Gubernur Kalbar Cornelis menyerahkan Buku Investasi kepada Dubes AS, Robert O Blake.HUMAS PEMPROV KALBAR

Berita Terkait

Amerika Serikat meluncurkan program konservasi hutan senilai USD55 juta untuk Indonesia. Kalimantan Barat menjadi prioritas wilayah prioritasnya. Program difokuskan untuk melindungi dan mendirikan hutan berkelanjutan, serta mengembangkannya, terutama hutan primer. CHAIRUNNISYA, Pontianak

PROGRAM konservasi hutan ini dibicarakan Dubes Amerika Serikat, Robert O Blake ketika bertemu Gubernur Kalbar, Cornelis, Selasa (16/2). Blake mengatakan saat ini Amerika memiliki dua proyek besar di Kalbar.Pertama, konservasi hutan dan penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat di sekitarnya. Program ini sudah ada sejak bertahun-tahun lalu dengan tujuan melindungi hutan dan tanah gambut di Kalbar. Kedua, program kesehatan ibu dan anak. Difokuskan untuk mencegah terhambatnya pertumbuhan anak karena kekurangan nutrisi.

“Kami memberikan mata pencaharian bagi masyarakat di pinggir hutan. Membantu bercocok tanam karet, singkong, vanila, cengkih, dan lada,” kata Blake, kemarin.Blake mengatakan keberadaan hutan sangat penting. Jika masyarakat ingin bercocok tanam, dilakukan pada hutan yang sudah menurun kualitasnya.“Upaya yang kami lakukan ini untuk melindungi hutan dan membantu Indonesia mengurangi emisi gas rumah kaca maupun perubahan iklim,” jelas Blake.

Selain meluncurkan program konservasi di Kalbar, Blake juga menjajaki peluang investasi. Ia berbicara dan menggali informasi sebanyak mungkin dari Pemerintah Provinsi Kalbar mengenai peluang investasi di provinsi ini.Gubernur Kalbar, Cornelis berterima kasih atas kunjungan Duta Besar Amerika Serikat itu. Ia juga menggali informasi sebanyak-banyaknya mengenai berbagai hal yang bisa dikerjasamakan dengan negara Adidaya tersebut.

“Kami menjajaki apa yang bisa dikerjasamakan dengan Amerika. Kalbar juga memerlukan dukungan internasional. Apalagi Amerika merupakan negara besar, terutama berkenaan dengan perubahan iklim,” kata Cornelis, kemarin.Saat ini perubahan iklim menjadi isu internasional. Isu ini juga menjadi perhatian bagi Pemerintah Provinsi Kalbar. Semua pihak harus turut serta dalam menghadapi setiap musim yang terjadi.Cornelis mengatakan Pemerintah Provinsi Kalbar juga menjelaskan berbagai peluang investasi di Kalbar. Diharapkan Amerika Serikat bisa memanfaatkan peluang tersebut.“Mudah-mudahan orang Amerika bisa banyak berinvestasi ke Kalbar,” ujarnya. (*)

Berita Terkait