Kumpul Warga di Shalawat Kebudayaan

Kumpul Warga di Shalawat Kebudayaan

  Minggu, 8 Oktober 2017 11:06
SHALAWAT KEBUDAYAAN: Shalawat Kebudayaan yang dipadati ratusan warga di halaman Kampus STIE Pontianak, Jumat (9/10) malam. PAGE FACEBOOK ZAINI ALFEBRIYAN

Berita Terkait

PONTIANAK – Ratusan masyarakat Kota Pontianak memadati halaman Kampus STIE Pontianak di Kecamatan Pontianak Timur, Jumat (9/10) malam. Mereka melakukan apa yang disebut Shalawat Kebudayaan. Ajang ini diinisiasi oleh Laskar Satuan Keluarga Madura (LSKM) untuk memperingati hari lahir yang organisasi tersebut.

Selawat tersebut dipimpin oleh Pimpinan Majelis Asy Syarobut Thohur Habib Toha Bin Husein Al Jufri, dengan diikuti oleh ratusan masyarakat yang hadir pada malam tersebut. Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh budayawan nasional Sudjiwo Tedjo sebagai tamu undangan.  

Ketua Panitia Shalawat Kebudayaan, Musder, menjelaskan jika kegiatan ini dilakukan mereka untuk melestarikan kebudayaan tersebut. Menurutnya, Shalawat Kebudayaan merupakan salah satu kebudayaan masyarakat yang ada di Kalbar. Oleh sebab itu, dia menegaskan bahwa berselawat seperti ini harus tetap dilakukan agar dapat terlestarikan.

“Ini dilakukan karena kita tidak akan menghilangkan Shalawat Kebudayaan. Dan yang kedua kita lakukan agar tetap menjalin silaturahmi bersama etnis lainnya,” kata Musder di sela kegiatan berlangsung.

Musder menambahkan, kegiatan ini juga diperingati sebagai hari lahirnya LSKM yang keempat di Kalbar. Menurutnya, adanya LSKM lahir untuk merangkul semua etnis yang ada di Kalbar dan mempersatukan semua etnis di Kalbar agar hidup damai dan tentram.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina LSKM Sukiryanto mengatakan, Shalawat Kebudayaan merupakan contoh yang menandakan umat Islam sangat mencintai Rasullullah, yang membawa dari zaman kegelapan ke zaman yang terang benderang.

“Shalawat ini sangat positif sekali, karena pertemuan ini juga dapat memupuk tali silaturahmi  baik antara sesama kaum muslimin maupun hubungan dengan non muslim khususnya yang hadir pada malam ini,” katanya.

Sukiryanto berharap peringatan hari lahir keempat LSKM ini agar ke depannya organisasi tersebut selalu dapat berbuat untuk kepentingan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan keamanan dan kesejahteraan masyarakat Kalbar.  Sehingga ke depannya dapat tercipta Kalbar yang aman damai dan sejahtera. (gef)

 

 

Berita Terkait