Kuliah Umum Bersama Dahlan Iskan di Universitas Tanjungpura

Kuliah Umum Bersama Dahlan Iskan di Universitas Tanjungpura

  Jumat, 18 December 2015 08:22
KULIAH UMUM: Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan memberikan kuliah umum kepada ratusaan Mahasiswa yang hadir di Auditorium Universitas Tanjungpura Pontianak, Kamis (17/12). HARYADI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

Sosok Dahlan Iskan tetap ditunggu-tunggu kalangan mahasiswa di Pontianak. Seperti dalam Kuliah Umum Enterpreneurs di Gedung Auditorium Untan, Kamis (17/12) kemarin. Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas sangat antusias menyambut kehadiran mantan menteri BUMN itu. IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

Suasana seru sudah terasa sebelum kehadiran Dahlan Iskan. Seisi ruangan pun penuh sampai ke lantai dua. Sempat terlambat karena cuaca buruk yang menghambat penerbangan, acara yang seharusnya dimulai pukul 14.00 baru bisa dimulai pukul 15.00 setibanya Dahlan di lokasi.

Dahlan yang tampil energik disambut teriakan serta tepuk tangan para mahasiswa. Hadir sekitar 1500 mahasiswa dari berbagai kampus di Pontianak seperti Untan, Widya Dharma, Universitas Muhammadiyah, Polnep, IAIN dan lain-lain. Tema yang diangkat adalah Peluang dan Tantangan Enterprenuers Muda dalam Ekonomi Regional dan Global. Dalam kesempatan tersebut, Dahlan Iskan memberikan banyak inspirasi wirausaha. Dia juga menularkan semangat agar para mahasiswa tidak mudah menyerah saat memulai bisnis.

Di awal membuka kuliah umum ini, Dahlan memberikan pertanyaan kepada seluruh peserta kuliah. Dia menanyakan apakah mahar yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW saat menikahi Siti Hadijah. Bagi mahasiswa yang bisa menjawab dengan benar akan diberi hadiah  uang tunai Rp1 juta.

Beberapa mahasiswa berksempatan maju ke depan untuk menjawab. Ada yang menjawab 20 ekor unta, 40 ekor unta, dan macam-macam. Sayang tidak satupun jawaban yang tepat. Karena menurut Dahlan jawabannya adalah seratus ekor unta.

"Seratus ekor unta istimewa yang masih muda berwarna merah, pastinya harganya sangat mahal untuk saat itu," terangnya. Dia melanjutkan, maksud dari pertanyaan itu adalah, tidak mungkin Nabi Muhammad SAW dapat memberikan mahar yang sangat mahal jika dia tidak kaya. Mengapa dia bisa kaya, itu karena dia adalah seorang pedagang. Pedagang yang bisa dipercaya hingga mendapat julukan Al-Amin. "Karena itu aneh jika nabinya pedagang umatnya tidak ada yang mau jadi pedagang. Jadi siapa yang di antara kalian masih segan-segan untuk mulai menjadi enterpreneur ingatlah pesan itu," ucapnya.

Dalam kuliah umum yang berlangsung secara interaktif ini, Dahlan selalu mengajak mahasiswa memberikan pendapatnya. Seperti pertanyaan, kapan seseorang bisa memulai menjadi pengusaha. Kembali beberapa mahasiswa diajak maju ke depan untuk mengutarakan pendapat. Dari pertanyaan dan jawaban masing-masing, dia menyimpulkan bahwa tidak ada alasan untuk menunda menjadi pengusaha, karena semua bisa memulai saat ini juga.

Ketika ada anggapan bahwa pemerintah sangat sulit untuk membantu masyarakat dalam memberikan modal usaha atau uang, Dahlan justru menilai usaha bisa dimulai tanpa modal uang. Karena sudah terbukti ada orang-orang yang memulai usaha tanpa hal tersebut bisa sukses. "Walau uang penting, modal yang tertinggi bukan uang, pertama adalah kemauan dan yang kedua adalah kepercayaan," paparnya.

Selain itu, Dahlan mengatakan pengalaman juga penting, seperti halnya kegagalan. Sebab dengan merasakan kegagalan membuat pengusaha semakin kuat, ketika terpuruk pun bisa kembali bangkit. "Intinya mulailah dari sekarang," pesannya.

Salah satu mahasiswi Untan, Riska mengaku senang dapat mengikuti kuliah umum bersama Dahlan Iskan ini. Apalagi menurutnya, banyak hikmah bisa diambil. Sesuai dengan cita-citanya yang ingin menjadi pengusaha, Riska merasa mendapat motivasi sekaligus ilmu berwirausaha. "Pak Dahlan sosok yang patut ditiru karena dia juga memulai usahanya dari nol bukan berlatar belakang anak orang kaya," ucapnya. (*)

 

Berita Terkait