Kucurkan Rp620 Miliar untuk Bangun Kalbar

Kucurkan Rp620 Miliar untuk Bangun Kalbar

  Sabtu, 27 February 2016 08:09
Christiandy Sanjaya

Berita Terkait

PONTIANAK - Kementerian Perhubungan mengucurkan dana sebesar Rp620 miliar untuk pembangunan di Kalimantan Barat. Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya mengatakan beberapa diantaranya untuk program pengerukan alur sungai yang dangkal, pengerjaan dermaga, dan lainnya.

“Dalam pertemuan rapat bersama Menteri Perhubungan (Ignasius Jonan), tahun ini Kalbar dapat kucuran sekitar Rp620 miliar untuk program kementerian tersebut di Kalbar,” ujar Christiandy.Christiandy menyambut baik program Kementerian Perhubungan untuk Kalbar. Pemprov Kalbar juga senang, jika beberapa proyek lainnya juga dikerjakan kementerian. Misalnya pembangunan bandara.

“Termasuk pembangunan bandara oleh Angkasa Pura, pengerjaannya sudah memakan waktu tiga sampai empat tahun. Sedangkan Menteri Perhubungan melakukan ekspos di Wamena, dalam setahun bisa selesai,” kata Christiandy.Begitu pula rencana pembangunan pelabuhan internasional di Sungai Kunyit yang hingga sekarang belum terealisasi. Padahal seharusnya pada 2013 hingga 2015 sudah dilakukan pembangunan fisik.

“Tetapi tahun ini mulai saja belum. Kalau memang pelabuhan itu vital dan pemda tak mampu, jika Kementerian Perhubungan bisa mengambil alih maka tak harus BUMN yang membangunnya,” jelas Christiandy.Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Barat, Anthony Sebastian Runtu mengatakan anggaran yang dikucurkan Kementerian Perhubungan untuk Kalbar tahun ini untuk empat sektor, yakni transportasi darat, udara, laut, dan kereta api. Berkenaan dengan kereta api, baru dilaksanakan studi kelayakan dari Pontianak menuju Sungai Pinyuh dan Sambas. Selain itu juga jalur Sungai Pinyuh, Landak, dan Sanggau. Terakhir, Pontianak-Sanggau.

“Pembangunan rel kereta api ini yang menanganinya pemerintah pusat. Tetapi intinya lima tahun kedepan sudah ada realisasi angkutan tersebut minimal menuju ke daerah pantai utara,” kata Anthony.Anthony menambahkan saat ini konsentrasi sektor pertambangan berada di daerah perhuluan. Diharapkan pembangunan rel kereta api juga menuju ke sana. “Untuk dermaga pembangunannya di beberapa titik seperti di Sekadau dan Sintete,” jelas Anthony. (uni)

Berita Terkait