Kreasi Olahan Durian Ditampilkan

Kreasi Olahan Durian Ditampilkan

  Senin, 14 December 2015 09:57
DIBUKA: Asisten I Seda Kayong Utara, Syarif Muzahar, memukul gong pertanda kegiatan Festival Durian telah dibuka. Foto: Humas Pemkab KKU

Berita Terkait

SUKADANA-Asisten I Setda Kayong Utara, Syarif Muzahar mewakili   Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid untuk membuka Festival Durian yang digelar 11 sampai 13 Desember kemarin, di aula kantor Desa Sedahan Jaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.

Serangkaian kegiatan  telah disiapkan panitia serta didukung Balai Taman Nasional Gunung Palung (TNGP), Yayasan Alam Sehat Lestari (ASRI), Bank BRI dan Bank Kalbar.

Dimulai dari pentas kesenian tradisional, tour de durian, kontes buah dan lelang, lomba makan durian diikuti oleh Warga Negara Asing (WNA). Tak ketinggalan lomba adu taji durian, kreasi olahan durian, serta pameran maupun bazaar yang tak lupa turut disajikan untuk memeriahkan kegiatan tersebut.

Saat memberikan sambutan Syarif Muzahar mengatakan, Pemerintah Daerah  tentunya sangat memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan ini, dan juga memberikan apresiasi begitu besar terhadap masyarakat, khusunya di Desa Sedahan Jaya. Karena, hal ini mampu untuk menjaga kearifan lokal serta menjaga kelestarian alam dengan menggelar acara festival durian tersebut.

“Saya harap kepada Dinas Pariwisata untuk selalu dapat mengagendakan dan selalu mengkoordinir  acara seperti ini. Agar kedepannya dapat lebih baik lagi, terlebih dapat menjadi event besar setiap tahunnya dan menjadi daya tarik para wisatawan lokal maupun asing. Kita harus dapat  membuktikan kepada masyarakat luas, bahwa durian di Sukadana ini bukan hanya sekedar nama, dan bukan hanya sekedar tugu yang ada di persimpangan Jalan Sukadana. Tetapi betul-betul suatu daerah yang berpenghasilan durian berkualitas dari segi rasa maupun ukuran buahnya,” tutur Syarif Muzahar.

Mengenai bahan olahan durian seperti lempok Sukadana yang telah dikenal kelezatannya, Syarif Muzahar berpendapat agar dapat selalu dijaga kualitas rasa, bentuk dan kemasan pun harus menjadi perhatian agar mendapat kesan menarik dan ada daya tarik orang untuk mencicipinya. “Kemudian untuk para pengusaha lempok saya berharap dapat mengantongi sertifikat halal dan BPOM agar masyarakat nantinya tidak ragu untuk membelinya,”sarannya

Syarif Muzahar tidak hentinya mengajak masyarakat untuk mempersiapkan diri menjelang event besar, yang akan dihelat di Kayong Utara yaitu Sail Selat Karimata pada Oktober 2016 mendatang. Mengingat banyaknya tamu undangan maupun wisatawan asing dan lokal berkumpul di Sukadana.

Sudah pasti sarana penginapan publik yang ada di Sukadana tidak akan bisa menampung skala ribuan orang. Di sini pemerintah akan merekomendasikan rumah warga  sebagai penginapan dan tidak menutup kemungkinan Desa Sedahan Jaya akan menjadi opsi bagi para tamu yang ingin mendapatkan suasana sejuk pedesaan sebagai tempatnya menginap.

“Mengingat Desa Sedahan Jaya ini tidak begitu jauh dari Sukadana, untuk itu saya harapkan warga di sini dapat selalu menjaga kebersihan dan kelestarian alamnya. Untuk para perajin maupun pengusaha oleh-oleh agar dari sekarang dapat mempersiapkan atau memproduksi barang dalam sekala besar. Karena dengan banyaknya wisatawan banyak pula peredaran uang yang masuk di wilayah kita ini,” tutupnya (humas/dan)

 

 

Berita Terkait