KPU Tetapkan AM Nasir Bupati Kapuas Hulu

KPU Tetapkan AM Nasir Bupati Kapuas Hulu

  Kamis, 28 January 2016 15:31
DIABADIKAN: AM Nasir-Anton Pamero didampingi Istri diabadikan usai rapat pleno KPU. FOTO-FOTO: MUSTA’AN.

Berita Terkait

UNTUK yang kedua kalinya, Abang Muhammad Nasir SH kembali memimpin Kabupaten Kapuas Hulu masa jabatan 2016-2021. Bersama wakilnya, Antonius L Ain Pamero, Selasa (26/1) pukul 21.00 WIB ditetapkan sebagai pasangan Bupati dan wakil Bupati Kapuas Hulu terpilih dalam rapat pleno terbuka KPU Kapuas Hulu, di ruang sidang DPRD Kapuas Hulu.

KPU menetapkan AM Nasir-Anton Pamero sebagai bupati dan wakil bupati terpilih, setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) atau sengketa hasil pemilihan bupati dan calon wakil bupati Kapuas Hulu 9 Desember lalu.Gugatan yang dilayangkan cabup dan cawabup Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan-Andi Aswad dikandaskan MK dalam persidangan yang dipimpin Ketua MK, Arief Hidayat, didampingi delapan hakim konstitusi di gedung MK, di Jakarta, Senin (25/1).

Arief Hidayat dalam kesimpulannya menyatakan, pemohon tidak memiliki kedudukan hukum (legal standing) untuk mengajukan permohonan  a quo. “Permohonan pemohon tidak dapat diterima,” tegasnya. Hakim Manahan MP Sitompul mengatakan, penduduk Kapuas Hulu 234.192 jiwa. Perolehan suara pemohon, Fransiskus-Andi 67.221 suara. Pihak terkait, AM Nasir-Anton Pamero 69.166 suara. Berdasarkan pasal 158 ayat (2) huruf a UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada dan pasal 6 ayat (1) huruf a Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 1-5 tahun 2015, perbedaan perolehan suara antara pemohon dan terkait paling banyak dua persen. Dalam Pilkada Kapuas Hulu, selisih suara pemohon dan terkait seharusnya 1.383 suara. 

Namun, selisih perolehan suara antara pemohon dan pihak terkait adalah 1.945 atau 2,81 persen. “Sehingga perbedaan perolehan suara melebihi batas maksimal,” kata Manahan. Karenanya, lanjut Manahan, berdasarkan pertimbangan hukum di atas, pemohon tidak memenuhi ketentuan pasal 158 UU 8 tahun 2015 dan pasal 6 PMK 1-5 tahun 2015.

Penetapan calon terplih digedung DPRD Kapuas Hulu, Rabu (26/1) malam. Selain unsur pimpinan partai politik, kecuali pimpinan DPC PDI-P Kapuas Hulu, penetapan ini dihadiri AM Nasir dan Antonius Pamero. Selain itu hadiri jajaran pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) diantaranya Kapolres Kapuas Hulu AKBP Sudarmin SIK, Dandim 1206 Putussibau Lekol Kav. Budiman Ciptadi, Acep Subhan Saepudin SH, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Putussibau.

Ketua DPRD Kapuas Hulu, Rajuliansyah SPd.I, pewakilan Pengadilan Negeri Putussibau, Ketua Panwaslu, H Seno Hartono SH beserta anggotanya. Penetapan Paslon terpilih yang dijaga ketat aparat kepolisian dari Polres Kapuas Hulu dan TNI ini berjalan aman dan lancar.Ketua KPU Kapuas Hulu, Lisma Roliza mengatakan, pada 17 Desember 2015 lalu, KPU sudah menetapkan hasil perhitungan suara Pilkada Kapuas Hulu 2015. Namun keputusan tersebut digugat oleh Paslon 2 yaitu Fransiskus Diaan dan Andi Aswad ke MK. Kemudian pada 25 Januari 2016, MK memutuskan permohonan perkara gugatan Paslon 2 tentang PHP, putusan MK No.145/PHP.DUP-XIV/2016 tanggal 25 Januari 2016 ditolak.

Dengan demikian, maka paslon nomor  urut 1 (Nasir-Anton Pamero) dinyatakan sebagai Paslon terpilih. “Keputusan MK ini mengikat, sehingga diminta semua pihak menghormati keputusan tersebut,” tegas Lisma. Terkait pelantikan Paslon terpilih, Lisma mengaku belum mengetahui secara pasti kapan akan dilaksanakan apakah dilantik di daerah atau dilantik di pusat.“Untuk pelantikan kami masih menunggu, saya berharap keamanan dan ketertiban Kapuas Hulu tetap terjaga, dan sebagai penyelenggara kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung seluruh proses kegiatan Pilkada Kapuas Hulu tahun 2015 lalu. Sehingga pelaksanaan Pilkada Kapuas Hulu berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.(*)

NARASI DAN

Berita Terkait