KPU Musnahkan 6.557 Surat Suara

KPU Musnahkan 6.557 Surat Suara

  Rabu, 2 December 2015 08:09
DIMUSNAHKAN : KPU dan Panwaslu memusnahkan suarat suara yang rusak disaksikan aparat kepolisian dari Polres Kapuas Hulu, pada Selasa (1/12) kemarin. MUSTA’AN/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Setelah melakukan pensortiran terhadap surat suara yang akan di distribusikan ke TPS-TPS, untuk digunakan pada 9 Desember mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilih (Panwaslih) Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa (1/12) memusnahkan 6. 557 surat suara. Pemusnahan surat suara yang rusak disaksikan Komisioner KPU Kapuas Hulu dan Kepolisian.

Pemusnahan dengan cara dibakar dilakukan oleh Anggota Panwaslu Kapuas Hulu, Sabni, S.Sos. Ketua KPU Kapuas Hulu, Lisma Roliza SH memaparkan,  surat suara yang dimusnahkan tersebut berjumlah 6.557 lembar. Jika dirincikan surat suara yang kategori baik ada 225 lembar, ditambah lagi surat suara yang rusak pada cetak tahap pertama 6.319 lembar, selanjutnya cetak tahap kedua 13 lembar.

"Tujuan pemusnahan ini agar surat suara yang rusak dan lebih ini tidak digunakan pihak tertentu,” tegas Lima. Dijelaskannya, saat ini semua kebutuhan surat suara sudah terpenuhi. Termasuk 25 persen surat suara cadangan. Bahkan hari ini sudah mulai distribusi. Untuk distribusi tahap pertama, KPU menyalurkan surat suara dan logistik pemilu lainnya ke kecamatan Putussibau Selatan dan Kalis.

"Rabu (2/12) penyaluran logistik pemilu akan disalurkan ke Lintas  Selatan dan Kapuas. Terakhir pada tanggal 3 Desember distribusi sudah masuk ke Lintas Utara," jelasnya. Anggota Devisi Pencehegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Panwaslu Kapuas Hulu, Sabni, S. Sos menegaskan, pemusnahan surat suara yang rusak oleh KPU memang sudah sesuai prosedur karena disaksikan panwas dan kepolisian.

Untuk pendistribusian logistik, KPU berkoordinasi denggan Panwaslu. "Panwas mengawasi disetiap tingkatan penyaluran logistik," tegasnya. Teknis pengawasannya, setiap anggota panwaslu harus memastikan semua penyelenggaraan pemilu sesuai prosedur. Termasuk masalah pendistribusian logistik yang datang kelapangan, perlu dipastikan sesuai jumlah pada berita acara atau tidak.(aan)

Berita Terkait