KPU Berencana Dirikan Rumah Pintar Pemilu

KPU Berencana Dirikan Rumah Pintar Pemilu

  Rabu, 11 May 2016 10:22
DIDIDIK PEMILU: Rumah Pintar Pemilu yang akan didirikan KPU kelak salah satunya akan mengajarkan anak-anak usia dini untuk mengenal bagaimana cara mencoblos dan pengetahun pemilu lainnya. MALANGTODAYNET.BLOGSPOT.CO.ID

Berita Terkait

KETAPANG – Demi meningkatkan kualitas demokrasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ketapang mengembangkan berdirinya Rumah Pintar Pemilu. Nantinya, sarana Rumah Pintar Pemilu ini akan memberikan pengetahuan, pemahaman, kesadaran, dan inspirasi tentang pentingnya demokrasi.

Anggota KPU Ketapang, Alkap Pasti, menjelaskan jika Rumah Pintar Pemilu ini dibangun untuk memberikan pendidikan pemilih, melalui pemanfaatan ruangan untuk melakukan aktivitas pendidikan pemilih. Dia yakin, pendidikan pemilih akan memperkuat demokrasi dan pemilu yang berkualitas, meningkatkan kualitas partisipasi pemilih, membantu penyelenggara pemilu, melaksanakan pemilu dengan baik, dan memperkuat sistem demokrasi.

"Karena membangun sebuah demokrasi butuh waktu panjang serta sarana dan prasarana yang memadai pula," kata komisioner KPU Kabupaten Ketapang dari divisi sosialisasi, pendidikan pemilih, dan SDM ini.

Alkap menjelaskan bagaimana cara mengedukasi masyarakat akan pentingnya pemilu dan demokrasi. Yakni, dimaksudkan dia, dengan memperkenalkan nilai-nilai dasar pemilu dan demokrasi, meningkatkan pemahaman pentingnya demokrasi, menanamkan kesadaran nilai-nilai berdemokrasi, serta menjadi wadah silaturahmi komunitas peduli pemilu dan penggiat demokrasi.

Ia juga menambahkan, esensi didirikannya Rumah Pintar Pemilu ini adalah untuk meningkatkan partisipasi pemilih, baik secara kualitas maupun kuantitas, dalam proses penyelenggaraan pemilu dan menjadi pusat informasi kepemiluan bagi seluruh masyarakat.

"Terkait dengan pusat informasi kepemiluan ini, oleh karenanya program Rumah Pintar Pemilu ini juga terintegrasi dengan Pusat  Pelayanan Informasi Publik KPU Ketapang yang juga telah  terbentuk," ungkapnya.

Diungkapkan dia bahwa KPU Ketapang dan Melawi menjadi dua dari 19  kabupaten/kota, termasuk KPU Provinsi Kalbar yang merupakan satu dari delapan provinsi, yang menjadi pilot project pembentukan Rumah Pintar Pemilu. Program ini, dikatakan dia, sebenarnya telah dimulai pada tahun lalu, dengan menggelar berbagai kegiatan, dan pada tahun ini akan terus dikembangkan.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, konsep pengembangannya akan disesuaikan dengan ruangan yang ada di Kantor KPU Kabupaten Ketapang, dengan menata ruangan seperti suasana ruang pameran, ruang simulasi, maupun ruang diskusi.

Ruang pameran/display, dijelaskan dia, merupakan salah satu aktivitas dari Rumah Pintar Pemilu, yang menyediakan berbagai macam informasi mengenai pelaksanaan pemilu. Ruang ini, digambarkan dia, akan menampilkan bahan/alat peraga pemilu, seperti maket hingga papan informasi dinding  yang menampilkan bahan/alat peraga pemilu. Kemudian, dia menambahkan, ruang simulasi  berisi alat-alat peraga yang dipergunakan dalam simulasi seperti simulasi pemungutan dan penghitungan suara.

Sedangkan ruang diskusi, dipaparkan dia, akan dirancang untuk melakukan audiensi atau pertemuan, workshop, seminar, serta FGD tentang pemilu dan demokrasi. Dengan konsep ini, dia berharap agar KPU dapat mengundang/memfasilitasi para penggiat pemilu atau kelompok peduli pemilu/masyarakat umum dari berbagai kalangan. "Sehingga akan melahirkan banyak ide, gagasan, atau masukan/evaluasi untuk perbaikan proses pemilu dan demokrasi," pungkasnya. (afi)

Berita Terkait