KPK Geledah Gudang dan Rumah Penyuap Irman Gusman

KPK Geledah Gudang dan Rumah Penyuap Irman Gusman

  Senin, 19 September 2016 05:30
FOTO PADANG EKSPRES/JPG

Berita Terkait

PADANG - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat dalam mencari bukti terkait suap impor gula yang melibatkan pengusaha Xaveriandi Sutanto dan Ketua DPD RI Irman Gusman.

Sebanyak 21 orang penyidik  KPK, Minggu (18/9) melakukan penggeledahan di empat lokasi di Kota Padang.

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, tim penyidik KPK dibagi menjadi dua tim, dan akan melakukan penyidikan di sejumlah tempat, di antara kediaman Susanto di Jalan Bypass KM. 5 No. 8 Padang, gudang gula di KM 22 Bypass Anak Air Kototangah, Tanaka Mart 8, dan toko perabot. 

Pantauan Padang Ekspres di Gudang Gula CV Padi Rimbun Berjaya , sebanyak 9 penyidik dan penyelidik KPK melakukan penggeledahan sejak pukul 10.00 WIB. 

Tim bergerak hingga berakhir pukul 14.55. Dari hasil penyelidikan, terlihat penyidik mengamankan dua koper dan satu dus  dari gudang gula tersebut dan menaikkannya ke mobil Toyota Avanza hitam. Tidak jelas apa yang ada di dalam koper.

Satria, satpam gudang gula tersebut menyebutkan penyidik mengamankan sejumlah dokumen dan Rekaman CCTV di gudang tersebut. 

“Ya, penyidik mengamankan rekaman CCTV serta surat keterangan SNI, Cuma ada dua barang yang diamankan,” ujarnya sebagaimana dikutip  Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Senin (19/9).

Disebutkannya, sejak kasus gula impor itu bergulir, gudang milik Susanto di KM 22 Bypass Padang tersebut tidak dioperasikan lagi. 
“Sejak kejadian itu, gudang tidak pernah dibuka dan dioperasikan,” sebutnya.

Usai menggeledah gudang gula sekaligus tempat penyimpanan tepung,   penyidik KPK kemudian bergerak dan kembali melakukan menggeledahan di sebuah gudang yang juga dijadikan rumah oleh Xaveriandi Sutanto, di KM 5, Kecamatan Lubukbegalung.

Penyidik KPK terbagi dalam dua tim. Tim 1 menggeledah gudang gula dan tepung di kilometer 22, dan tim II menggeledah gudang mebel sekaligus rumah Sutanto di KM 5 By Pass Kecamatan Lubeg.

Khusus di KM 5 terlihat ada sekitar lima personel Brimob yang memakai senjata lengkap dan dua unit mobil Avanza warna putih BA 1171 QE dan mobil Toyota Kijang BA 1465 OC. 

Di sana Penyidik KPK masuk ke dalam gudang sekaligus rumah pelaku suap sekitar pukul 11.00 sekitar enam jam. 

Penyidik KPK memeriksa satu persatu isi rumah dan gudang milik  Direktur CV Rimbun Padi. 

Penyidik KPK yang memakai rompi bertulisan KPK di bagian belakang pintu tampak sibuk mondar-mandir untuk melakukan penyelidikan rumah pelaku.

Aktivitas penyidik KPK di KM 5 tersebut juga mengundang keinginantahuan warga sekitar dan pengguna jalan raya karena gudang dan rumah itu dekat dengan jalan raya. 

Setelah sekitar 6 jam, akhirnya petugas KPK ke luar dengan membawa dua koper warna hijau abu-abu dan langsung dibawa ke mobil Avanza putih tanpa mau memberikan keterangan kepada wartawan yang meliput.(cr17/e/nas/JPG)

Berita Terkait