Kontribusi di Madrasah

Kontribusi di Madrasah

  Kamis, 31 March 2016 09:58
Hj. Juliarti

Berita Terkait

PERHATIAN Bupati Sambas, dr. Hj. Juliarti Djuhardi Alwi, MPH terhadap pengembangan agama di Kabupaten Sambas membuahkan hasil. Melalui kemitraan Kementerian Agama RI- Australia. Sambas memperoleh penghargaan karena dianggap memiliki kontribusi besar terhadap keberadaan madrasah di wilayahnya.

Penghargaan yang diterima langsung, dr. Hj. Juliarti Djuhardi Alwi, MPH diserahkan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Kamarudin Amin, di Grand Mercure Jakarta, Selasa (29/3) malam.

“Alhamdulillah, apa yang selama ini kita lakukan terhadap pengembangan madrasah membuahkan hasil,” kata dr. Hj. Juliarti Djuhardi Alwi, MPH, Rabu (30/3) kepada wartawan.

Menurutnya, dalam kemitraan Kementerian Agama RI- Australisa, ada sekitar 1500 Madrasah semua tingkatan di seluruh Indonesia mendapatkan pendampingan. Di Sambas, melalui kemitraan tersebut kemudian peran serta Pemkab Sambas. Ada sekitar 14 Madrasah Di Sambas, yang sebelumnya belum terakreditasi. Saat ini telah terakreditasi, dua madrasah terakreditasi A dan 12 lainnya terakreditasi B. Dan masing-masing mendapatkan bantuan hibah sebesar Rp100 juta.

“Selain meningkatkan akreditasi Madrasah, para guru madrasah juga disekolahkan. Kemudian Pemkab juga memperhatikan kesehatan di lingkungan madrasah. Hal inilah menjadi beberapa indikasi dari penilaian yang dilakukan Kemitraan Kemenag RI-Australia,” katanya.

Selain perhatian serius terhadap madrasah. Pemkab Sambas juga mendukung keberadaan perguruan tinggi berbasis agama seperti IAIS. Diantaranya penyiapan lahan 30 hektare untuk pembangunan gedung IAIS. Kemudian menyiapkan tenaga pengajar untuk menyelesaikan kuliah doktor.

Bukan hanya ini saja, sudah banyak kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemkab Sambas dalam rangka pengembangan keagamaan di kabupaten ini. “Bukan saja perhatian ke pengembangan pendidikan agama Islam, tapi pendidikan agama lain juga diperhatikan,” katanya.(fah)

Berita Terkait