Kontainer Nyaris Copot

Kontainer Nyaris Copot

  Sabtu, 30 July 2016 09:58
TERLEPAS: Polisi dibantu warga memperbaiki boks yang lepas dari badan mobil. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SUNGAI PINYUH- Insiden lalu lintas di Bundaran Sungai Pinyuh pada Jumat (29/7) pukul 15. 30 WIB menghebohkan warga dan pengguna jalan. Sebuah kontainer nyaris lepas dari mobil pengangkutnya lantaran kelalaian supir yang ugal-ugalan memacu kendaraannya. Beruntung tidak ada kerusakan maupun korban jiwa dalam insiden itu.

Menurut saksi mata, Herman, mobil pengangkut kontainer yang dikendarai oleh Saiman, 36 warga Jalan Perdamaian Rt 033 Rw 016 Pal IX, Kabupaten Kubu Raya itu melaju dari arah Mempawah menuju Pontianak. Dari kejauhan, mobil tersebut tampak melaju kencang bersamaan dengan sebuah bus yang datang dari arah yang sama.

Sesampainya di bundaran sungai pinyuh, mobil itu berniat mendahului bus yang berada didepannya. Supir pun tak menghiraukan belokan bundaran yang mengharuskan dirinya mengerem laju kendaraannya. Dengan kecepatan yang cukup tinggi, si supir membanting setir untuk melewati bundaran.

Naas, pada posisi itu ban kanan mobil menabrak bongkahan semen yang berada di badan jalan bundaran sungai pinyuh. Kontan saja, mobil yang mengangkut box kontainer kosong itu pun oleng ke kiri jalan raya. Itulah yang menyebabkan besi pengikat lepas hingga menyebabkan kontainer lepas. Beruntung tak ada pengendara sepeda motor atau mobil yang bersamaan melewati bundaran tersebut.

Supir pun masih mampu mengontrol laju kendaraannya dan berhenti didepan Pos Polantas Sungai Pinyuh. Sempat terjadi kepadatan lalu lintas akibat insiden itu. Sebab, mobil kontainer terparkir ditengah badan jalan raya. Polisi dibantu warga pun berupa memperbaiki posisi agar mobil tersebut dapat melanjutkan perjalananya.

“Andai saja ada pengendara sepeda motor yang melewati bundaran pada saat bersamaan, mungkin akan ada korban jiwa dalam insiden ini,” tutur Herman kepada Pontianak Post.

Herman mengaku kerap melihat aksi ugal-ugalan supir mobil kontainer di jalan raya. Menurut dia, hal itu sangat beresiko dan mengancam keselamatan penggunan jalan lainnya. Mengingat, mobil kontainer memiliki bobot yang lebih besar.

 “Mungkin perlu dilakukan penertiban dari pihak kepolisian agar supir mobil kontainer tidak ugal-ugalan di jalan raya. Harus diantisipasi supaya tidak ada korban jiwa akibat sikap ugal-ugalan seperti itu,” pendapatnya.

Senada itu, warga Sungai Pinyuh lainnya, Julfi membenarkan aksi ugal-ugalan supir kontainer kerap meresahkan pengguna jalan. Bahkan, dirinya sempat mengalami insiden yang melibatkan mobil kontainer. “Ketika itu ada mobil kontainer yang sedang mendahului kendaraan lain dengan kecepatan tinggi. Walau dari jarak jauh mobil kontainer sudah melihat sepeda motor saya dari arah berlawanan, namun tetap melaju untuk mendahului. Nyaris saja mobil kontainer menabrak saya,” kenangnya.

Apalagi, sambung dia ketika suasana jalan raya sedang sepi. Misalnya pada malam hari, rombongan mobil kontainer kerap melaju dengan kecepatan tinggi. Mereka kerap berlomba-lomba di jalan raya dengan memacu kecepatan diluar batas ketentuan untuk kendaraan besar.

 “Sikap ugal-ugalan itu  sudah mengganggu ketertiban berkendara. Harusnya bisa ditindak oleh polisi atas pelanggaran berlalu lintas tersebut,” pungkasnya.(wah)

Berita Terkait